Gaya Hidup

Pahami 3 Tipe Ini, Agar Tidur Siang Makin Optimal

(Foto: Marcus Aurelius, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Saat masih kecil, orang tua kita selalu menyuruh untuk tidur di siang hari. Dengan tujuan agar tubuh kita beristirahat dan siap melakukan kegiatan lain di sore hari. Tetapi asyik bermain membuat kita yang belum mengerti itu menjadi marah dan menolak. Nyatanya, tidur siang menjadi hal yang kita dambakan setelah beranjak dewasa.

Kegiatan begitu padat setiap harinya, hingga taka da lagi waktu untuk tidur siang. Ingin rasanya menyempatkan diri untuk menutup mata sejenak dikala kesibukan. Tidur siang sendiri, apabila dilakukan dengan benar dan waktu yang cukup, bisa memberikan begitu banyak manfaat. Berikut ini adalah tiga jenis tidur siang berdasarkan penelitian yang telah dilakukan.

The Power Nap : 15 Menit

Meski hanya dilakukan selama 15 menit, kalian sudah bisa mencapai tidur pada level dua. Seorang ahli bernama Sara Mednick mengungkapkan bahwa The Power Nap berguna untuk merangsang sel serta jaringan pada otak, sehingga bisa meningkatkan memori atau daya ingat. Lemaskan otot-otot pada tubuh agar kalian bisa terlelap lebih cepat.

The Solid Snooze : 30 Menit

Enam jam setelah kita bangun pagi, adalah waktu yang paling baik untuk melakukan tidur siang. Hal itu karena, pada jam-jam tersebut, sedang terjadi penurunan ritme gerak dan menyebabkan rasa kantuk. Inilah yang sebenarnya terjadi saat mata kalian terasa sangat berat di siang hari. Tidur siang pada waktu ini akan membuat kalian berada di fase setengah pulas, namun tetap bisa menyadari bunyi alarm untuk bangun. Dengan waktu 30 menit, manfaat yang bisa kalian dapatkan adalah meredanya rasa sakit kepala atau pusing yang sering kalian alami.

The Full Refresher : 90 Menit

Diantara yang lain, The Full Refresher adalah tidur siang yang memakan waktu paling lama, bahkan lebih dari satu jam. Waktu ini dirasa waktu yang paling sempurna untuk tidur siang, yang artinya kita memenuhi siklus tidur penuh. Setelah bangun dari tidur siang yang panjang ini, maka kalian akan merasakan manfaat kognitif dan perasaan segar. Sama seperti terjaga dari bangun tidur di pagi hari.

Tiga manfaat di atas bisa dicapai apabila dilakukan dengan benar dan bertujuan untuk melengkapi tidur. Tidak akan berguna apabila tidur siang digunakan untuk mengganti jam tidur malam yang kurang. Hindari pula untuk kembali tidur setelah jarak waktu 4 jam dari bangun pagi, karena itu dapat merusak siklus tidur pada malam selanjutnya. (mnd/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar