Gaya Hidup

Padukan Tenun dan Denim, Karya Desainer Muda Ini Beri Kesan Nasionalisme

Surabaya (beritajatim.com) – Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Sang ibu Lia Afif sukses dengan desain baju muslimnya, sang anak pun juga berbakat menjadi seorang desainer.

Menggelar fashion show di acara Women’s Week tema yang diusung adalah The Journey of mind, yakni menceritakan tentang Perjalanan. Salah satu busana yang menarik pada show kali ini adalah karya Aura Afilia Azzahra. Desainer muda asal Surabaya ini membuat karya dengan konsep street wear.

“Jadikan temanya traveling. Akhirnya saya buat konsep busana yang enak dibuat jalan-jalan. Jadilah street wear ini,” kata Aura.

Jenis busana outer yang ia buat ini merupakan mix and match antara kain tenun dan denim. Menurutnya busana ini cocok untuk anak muda lantaran ada perpaduan denim. Sementara itu, kain tenun yang digunakan sebagai pembuatan bahan busananya untuk dijadikan lambang nasionalisme.

“Ini bajunya terdiri dari outer sama dress. Lenggan aku buat kayak kimono, melebar gitu. Terus aku kasih kain tenun. Ada jaketnya juga,” jelas Aura.

Busana rancanganya itu, dirancang bisa dipakai semua orang baik laki-laki atau perempuan (unisex). Karena bertema traveling, busana rancangannya itu bisa digunakan di segala musim di berbagai negara.

Sedangkan untuk pewarnaan, Ia memakai warna cerah. Warna merah yang dipilih juga dijadikan simbol energik anak muda zaman sekarang. Design yang digunakan, Ia menggunakan teknik manipulatif fabric dan permainan cutting.

“Design ini juga memberikan kesan smart, chick dan easy going yang cocok untuk anak anak millenials dan ibu-ibu muda,” pungkasnya. [way/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar