Gaya Hidup

Objek Wisata di Ponorogo Boleh Buka, Ini Syaratnya

Kepala Disbudparpora Ponorogo Agus Sugiarto. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kendati Ponorogo berada di zona oranye dan kasus Covid-19 terus bertambah, di momen libur natal dan tahun baru (nataru) tahun ini, destinasi wisata di bumi reyog tidak ditutup. Ya, libur nataru tahun ini semua destinasi wisata di Ponorogo di buka. Meski dibuka, akan dilakukan pengetatan-pengetatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Secara umum, untuk libur nataru ini, destinasi wisata di Ponorogo tidak dilakukan penutupan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Agus Sugiarto, Kamis (24/12/2020).

Disbudparpora Ponorogo, kata Agus juga memberikan himbauan kepada objek wisata yang diluar pengelolaan Pemda, seperti desa wisata dan destinasi wisata yang dikelola pihak lain untuk menyelenggarakan protokol kesehatan sebagai standar operasional prosedur (SOP) dalam menerima wisatawan. Mulai dari fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu dan memastikan semua pengunjung memakai masker.

“Pengunjung yang tidak memakai masker harus dilarang masuk kawasan objek wisata,” katanya.

Selain itu, pengelola objek wisata juga harus melakukan pembatasan kapasitas pengunjung. Pihaknya menghimbau agar pengunjung yang datang hanya 50 persen dari seluruh kapasitas. Pengelola juga dilarang menyelenggarakan event di objek wisata tersebut. Itu dilakukan untuk meminimalisir kerumunan dan patuh dalam menjaga jarak antar pengunjung.

“Untuk penerapan disiplin protkes pengunjung, kami meminta pengelola objek wisata untuk selalu berkoordinasi dengan tim satgas Covid-19 setempat,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar