Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Libur Lebaran

Nikmati Angkringan Pendopo Lawas Yogyakarta dengan Suasana Keraton

Suasana pendopo lawas, Alun-alun utara Yogjakarta

 

Yogyakarta (beritajatim.com) – Menikmati sajian nasi kucing dengan beragam jajanan sate tusuk plus kopi jos, apalagi ditemani alunan musik khas Yogyakarta menjadi salah satu momen yang dirindukan tiap datang ke kota pelajar ini.

Pendopo Lawas, salah satu jujukan angkringan yang lagi hits di kalangan pemuda Yogya maupun wisatawan yang datang. Bukan hanya menunya melainkan di tempat ini berhasil mengorbitkan para musisi jalanan lebih terkenal salah satunya Tri Suaka dan Nabila.

Bagaimana suasanya, ketika beritajatim.com mencoba untuk datang, Jumat (6/4/2022) malam. Antrean tempat duduk sudah mengular, wajar saja tempat ini selain terkenal berada di pusat kota, harganya pun cukup terjangkau.

Salah satu pengunjung asal Surabaya, Inta Dian Nanda yang datang bersama keluarganya sengaja ingin menikmati suasana angkringan dengan iringan musisi khas Yogya.

Menu Angkringan

Apalagi menu angkringan yang khas lengkap di tempat ini mulai dari sate usus, telor puyuh, ayam bakar hingga nasi kucing dan kopi hitam lengkap.

“Keluarga penasaran sama tempat ini dari youtobe karena ada salah satu musisi yang terkenal dari sini. Jadi kami mencoba makan disini dan terbukti untuk mendapatkan tempat saja harus rela mengantri dan bergantian, di pemesanannya juga begitu,”ucap gadis berusia 24 tahun ini.

Tak hanya menu kulinernya saja yang dapat dinikmati, namun tempatnya cukup nyaman untuk menghabiskan sore hingga malam.

Area luas yang terdiri dari bangunan pendopo dan outdoor menjadi alasan kenapa tempat ini sangat nyaman di sore hari. Selain itu pemandangan sunset di tempat ini juga cukup indah dengan latar belakang Alun-alun Utara Yogyakarta.

“Sambil makan sambil menikmati suasana alun-alun utara itu yang bikin beda, apalagi dengan iringan musik dengan suara yang merdu,”imbuhnya.

Soal harga cukup bersahabat cukup hemat, begitupun dengan Pendopo Lawas. Tak heran jika banyak muda-mudi yang gemar datang ke tempat ini. Sekali makan dengan menu makan dan minum, rata-rata hanya menghabiskan Rp 20.000 hingga Rp.25.000 per orang.

Untuk bisa mendapati tempat ini cukup dekat jika para wisatawan dari Stasiun Tugu bisa berjalan melewati Malioboro sejauh tiga kiloan atau bisa memilih naik becak seharga 25 ribu, silakan menentukan pilihan. (way/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar