Gaya Hidup

Di Kolam Sumber Wuluh, Ngabuburit Berteman Ikan

Mojokerto (beritajatim.com) – Menunggu waktu berbuka tiba yang biasa disebut ngabuburit, bisa dilakukan di sejumlah tempat wisata. Salah satunya, kolam Sumber Wuluh yang berada di Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Sumber Wuluh merupakan kolam mini yang dalamnya terdapat banyak ikan hias berwarna-warni. Mulai dari ikan koi, ikan tombro, ikan patin, ikan nila, ikan tawes, ikan mujair dan masih banyak lagi. Ikan-ikan itulah yang menjadi daya tarik masyarakat untuk datang ke kolam Sumber Wuluh.

Kedalaman kolam Sumber Wuluh tidak lebih 1 meter, lebar sekitar 2,5 meter dan panjang sekitar 5 meter berbentuk huruf L. Di sekitar sumber kolam dikelilingi banyak sekali pohon besar. Lebih dari sepuluh pohon serta area persawahan membuat daerah Sumber Wuluh menjadi sejuk dan segar.

Meski penampakannya sederhana layaknya kolam ikan pada umumnya. Konon, Sumber Wuluh merupakan mata air peninggalan Kerajaan Majapahit. Dengan adanya di sisi timur Sumber Wuluh terdapat pesarean yang dikenal warga sekitar sebagai pesarean Mbah Singo Ludroh.

Di sisi utara sebenarnya masih ada dua kolam sumber yang lebih besar dan dalam, dua kolam sisi utara ini tidak terlalu menarik pengunjung, mungkin tidak adanya tempat berteduh. Karena kebanyakan para pedagang ada di sisi selatan atau timur dekat dengan pesarean.

Wisata Sumber Wuluh dikelola dengan baik oleh Karang Taruna desa setempat. Selain kolam besar yang berisi ikan hias, juga ada pendopo untuk istirahat pengunjung wisata, letaknya di samping makam dan dijaga oleh warga desa setempat. Toilet dan tempat sampah sudah disediakan dan sangat rapi serta bersih.

Sumber Wuluh selain cocok dibuat ngabuburit, juga mempunyai manfaat utamanya sebagai pengairan sawah dan ladang milik warga sekitar. Itu terutama pada musim kemarau. Ada tradisi unik yang masih dipertahankan oleh warga hingga saat ini, yakni bedah Sumber Wuluh.

Bedah Sumber Wuluh digelar setiap tahun dengan cara warga berlomba-lomba mengambil ikan yang ada di kolam dengan menggunakan tangan atau tanpa alat. Sumber Wuluh ini masih ada kaitannya dengan Candi Bangkal di sisi utara dengan tujuan agar air terus mengalir sehingga warga selalu menggelar bedah sumber setiap tahunnya.

Salah satu pengunjung, Febri Martha mengaku, baru pertama kali mengunjungi kolam Sumber Wuluh meski ia sendiri merupakan orang Mojokerto. “Saya tahu dari Instagram, tempatnya kok bagus dan sejuk. Banyak ikan, tapi sayang ini katanya baru panen jadi ikannya sedikit,” ungkapnya, Sabtu (11/5/2019).

Masih kata Febri, meski jumlah iklan sedikit karena baru saja digelar bedah Sumber Wuluh, tapi tak mengurangi keindahan dan kesejukan tempat tersebut. Sehingga pilihan tempat ngabuburit di Mojokerto. Karena selain menunggu waktu buka, juga bisa memberi makan ikan.

Secara administratif kolam Sumber Wuluh berada di Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto atau sekitar 1,5 kilometer dari kawasan Ngoro Industri Persada (NIP). Kolam Sumber Wuluh berada di sisi kiri jika dari arah Mojokerto. Tidak ada tiket masuk, hanya tarif parkir Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar