Gaya Hidup

Ngabuburit Indah Sambil Menikmati Takjil Gratis di Pantai Kemantren

Lamongan (beritajatim.com) – Di Paciran banyak tempat tersembunyi yang sebenarnya memiliki daya tarik tinggi. Salah satunya adalah pantai di Kemantren Paciran Lamongan, yang menawarkan spot-spot menarik untuk swafoto. Akses jalan menuju lokasi tergolong mudah, sangat cocok untuk bercengkrama dengan keluarga dan sahabat.

Lokasinya pun strategis, berada di sebelah utara kawasan makam Syekh Maulana Ishaq (Ayahanda Sunan Giri) dan Masjid Al Abror Kemantren. Tak heran jika setiap hari pantai ini selalu ramai pengunjung.

Saat Ramadan seperti ini, menjelang sore banyak orang berdatangan untuk ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa, sambil menikmati senja, deburan ombak, dan suasana pantai yang menyenangkan.

“Sangat menyenangkan ngabuburit di sini, apalagi ditambah dengan pemandangan laut yang indah, sehingga tak terasa sudah masuk waktu buka puasa,” kata Eva Ulfiana Dewi (22), salah satu pengunjung asal desa Banjarwati Paciran, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, tidak banyak tempat ngabuburit gratis yang memanjakan pengunjungnya dengan pemandangan alam yang seindah di Pantai Kemantren ini.

Sama halnya dengan Ainur Rofiq (35), warga Desa Banyubang Kecamatan Solokuro. Dia mengaku lebih suka ngabuburit di kawasan pantai Kemantren daripada di tempat lain seperti kafe, warung makan, maupun bukit.

“Lebih segar ngabuburit di sini. Sambil nunggu waktu berbuka puasa, bisa menikmati udara segar dan melihat nelayan melaut,” ujarnya kepada beritajatim.com.

Selain lokasinya lebih dekat rumah, lanjut Ainur, di pantai ini juga disediakan gazebo untuk bersantai dengan keluarga, wahana bermain anak, dan warung-warung kecil yang menjajakan berbagai makanan dan minuman dengan harga yang murah meriah.

Selain itu, disediakan takjil gratis bagi pengunjung yang ingin sekalian salat berjamaah di Masjid Al Abror. Dikarenakan lokasi pantai dan masjid yang strategis, sehingga masjid kerap dijadikan sebagai persinggahan oleh pengunjung pantai sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.

“Selama bulan Ramadan, setiap sorenya panitia selalu menyediakan takjil gratis, siapa saja boleh menikmatinya,” kata H. Munir, Ketua Takmir Masjid Al Abror.

Menurutnya, program takjil gratis ini dananya bersumber dari kas Masjid dan sumbangan masyarakat desa Kemantren. [riq/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar