Gaya Hidup

Museum Rajekwesi Akan Dipindah ke Rumah Tua Padangan

Sumber Maps

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro akan memindahkan Museum Rajekwesi yang sekarang masih ditempatkan di komplek Sekolah Model Terpadu (SMT).

“Rencananya Museum Rajekwesi akan dipindahkan ke Rumah Tua Padangan,” ujar Staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Bojonegoro, Deyana Nunung, Jumat (3/7/2020).

Saat ini, kata dia, untuk memindahkan museum tersebut masih dalam proses penataan ruang di Rumah Tua Padangan. Selain itu, beberapa kali rumah berarsitektur Eropa itu juga sudah dilakukan pemugaran.

“Sedang menata rumah tua padangan sebagai museum rajekwesi. Selain itu, pemugaran juga sudah dilakukan beberapa kali, tapi masih ada yang kurang,” ungkap wanita lulusan Arkeolog Udayana itu.

Sekadar diketahui, Rumah Tua Padangan berada tepat di sebelah timur Mako Polsek Padangan, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Letaknya sebelah utara jalur utama menuju Bojonegoro – Cepu.

Rumah tersebut menurut Fachrudin, salah seorang keluarga dari pemilik rumah, mulai dibeli oleh Pemkab Bojonegoro pada 2017 lalu. Rumah tersebut rencananya akan digunakan sebagai tempat wisata.

Menurut ceritanya, rumah milik H Ali Rasyad, itu dibangun pada 1911 dan selesai pengerjaan setelah 11 tahun. Baru kemudian mulai ditempati oleh keuara saudagar tembakau itu pada 1933.

Sementara kondisi Museum Rajekwesi sendiri saat ini masih belum terawat sepenuhnya. Beberapa barang temuan sejarah itu tertata di etalase kaca dan jarang pengunjung yang datang. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar