Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Minuman Legen Khas Gresik Kembali Dipopulerkan

Gresik (beritajatim.com)– Minuman tradisional legen khas Gresik sempat populer di eranya. Untuk mempopulerkan kembali minuman itu, warga Dusun, Shoberoh, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik, menggelar kegiatan minum legen bersama.

Ada ratusan liter minuman legen, dibagikan ke warga secara gratis. Hal ini dimaksudkan
sebagai bentuk mengenalkan potensi di daerah tersebut. Tak tanggung-tanggung, dalam kegiatan minum legen bareng in, panitia menyediakan 500 liter legen.

Minuman dari pohon siwalan ini sebelumnya telah dimasukan dalam wadah galon air mineral. Agar semakin nikmat, juga disediakan es batu dan gelas kosong. Pengunjung pun bisa minum sepuasnya.

Abdullah Hanif (35) salah satu pengunjung mengatakan, dirinya sengaja datang bersama istri karena penasaran dengan rasa legen yang baru diambil dari pohonnya. “Rasanya segar dan nikmat. Apalagi legennya dikasih es batu,” ujar Warga Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Minggu (15/05/2022).

Sementara, Suharman Kepala Dusun Shoberoh sekaligus Ketua Panitia menuturkan, meski baru pertama kali diadakan. Namun, antusias masyarakat begitu tinggi. “Tidak sampai tiga jam minuman 500 liter legen ludes diserbu pengunjung,” katanya.

Selama ini lanjut dia, Dusun Shoberoh dikenal sebagai kampung legen. Hal ini lantaran sebagian besar warga bermata pencaharian sebagai petani pohon siwalan. Untuk itu, guna mengangkat potensi kampungnya, kelompok masyarakat (Pokmas) Kampung Legen mengadakan kegiatan minum legen bareng.

“Kami berharap dengan banyaknya masyarakat yang tahu, maka penjualan legen semakin banyak dan ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ungkapnya.

Per liternya harga minuman legen dijual Rp 8 ribu. Selain bisa menghasilkan legen, pohon siwalan juga memiliki buah ental yang sangat lezat dan bisa dibuat campuran minuman. Es dawet siwalan namanya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar