Gaya Hidup

Mercedes Benz SL Club Indonesia Singgah di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Setelah puluhan supercar sambangi destinasi wisata di Banyuwangi, kali ini puluhan Mercedes-Benz dari berbagai kota di Indonesia yang tergabung dalam komunitas Mercedes-Benz Soprt Light (MBSL) Club Indonesia kepincut mengaspal di kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini.

Rombongan club mobil jenis sedan mewah ini terparkir rapi di halaman Pendopo Shaba Swagata Blambangan. Rombongan diterima Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiyatmoko dan Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah.

Yang menarik dari rombongan ini ada mantan Wakapolri periode 2011-2013 Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna, yang takjub dengan destinasi wisata di Banyuwangi.

“Sejak kemarin kita sudah di Banyuwangi. Teman-teman kagum melihat keindahan destinasi wisata Banyuwangi. Mungkin akan ada agenda lagi datang ke Banyuwangi,” ujarnya saat berada di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi, Kamis (24/10/2019).

Di pendopo, Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna bersama dengan rombongan Mercedes-Benz Soprt Light (MBSL) Club Indonesia sempat mencicipi berbagai kuliner khas Banyuwangi yang telah disiapkan mulai rujak soto, kare ayam, jajanan khas Banyuwangi seperti kucur, putu ayu dan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Wabup Yusuf mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang telah tiba di Banyuwangi. “Selamat datang di Banyuwangi. Inilah daerah kami kabupaten yang berada paling ujung di Pulau Jawa. Dengan tagline The Sunrise of Java, kami pun harus bangun dan menyambut matahari lebih pagi,” kata Wabup saat menyambut mereka.

Selain itu, Wabup Yusup pun juga memperkenalkan sejumlah destinasi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Mulai Taman Nasional Alas Purwo, Kawa Ijen, Pulau Merah, Sukamade hingga Pantai Bangsring Underwater.

“Destinasi wisata kami cukup banyak, rugi kalau cuman sebentar ke sini. Minimal kalau ke Banyuwangi harus dua hari baru bisa menikmati,” kata Wabup.

Sementara itu, Presiden Mercedes-Benz Soprt Light (SL) Club Indonesia, Made Harianta, mengaku sangat senang bisa singgah di Banyuwangi. Bagi dia Banyuwangi memiliki alam yang indah dan tak kalah dengan daerah wisata yang ada di Indonesia.

“Keindahan alam Banyuwangi masih sangat natural dan bersih. Bahkan, selama perjalanan melintasi Banyuwangi kami banyak melihat sawah-sawah yang indah dan tak kalah dengan pemandangan di Ubud Bali,” katanya.

Selama di Banyuwangi, dia bersama rombongannya mengunjungi destinasi wisata hutan De Jawatan yang berada di Kecamatan Cluring. De Djawatan merupakan area hutan mini dengan pepohonan berusia ratusan tahun yang menjulang tinggi.

“Di sini kami sangat terkesan dengan pemandangan di De Djawatan yang sering disebut mirip latar film “Lord of the Ring. Rasanya tak cukup sebentar di Banyuwangi, kami pasti akan kembali,” pungkasnya. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar