Gaya Hidup

Menyehatkan, Ini 3 Minuman yang Bantu Kendalikan Kadar Kolestrol

Roon z, pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Peningkatan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah ke jantung. Selain menjaga asupan makan dan berolahraga, mengonsumsi minuman yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap terkendali juga penting.

Seperti dilansir dari India Times, Sabtu (11/9/2021) sebuah studi baru mengatakan, hampir 25-30% masyarakat kota dan 15-20% masyarakat desa di India mengalami kenaikan kolesterol. Oleh karena itu penting untuk menjaga asupan nutrisi. Bipin Kumar Dubey, HOD dan Konsultan, Cardiac Science, HCMCT Manipal Hospitals, Dwarka, New Delhi memberikan beberapa daftar minuman yang dapat membantu Anda menjaga kadar kolesterol, berikut ini ulasannya:

Teh hijau

Teh hijau kaya akan sumber antioksidan. Minuman ini juga mengandung katekin dan epigallocatechin gallate, yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Melansir Live strong, sejumlah studi telah membuktikan khasiat teh hijau dalam menyeimbangkan kadar kolesterol. “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum teh hijau dapat menurunkan kolesterol LDL (kolesterol ‘jahat’) dan trigliserida (disimpan dalam sel lemak),” kata Rebecca Yellin, RD, ahli diet terdaftar di Montefiore Health System di New York City.

Jus tomat

Tomat memiliki jumlah likopen yang baik untuk membantu regenerasi sel serta antioksidan yang baik. Tomat juga mengandung niasin dan serat penurun kolesterol. Seperti dilansir dari Very well health, sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Food and Chemical Toxicology menunjukkan bahwa mengonsumsi jus tomat 280ml per hari selama dua bulan secara signifikan dapat menurunkan kadar kolesterol.

Susu kedelai

Beda dari produk susu yang lain, susu kedelai mengandung kadar lemak jenuh yang rendah, yang terbukti baik untuk kesehatan jantung. Mengganti kebutuhan krimer biasa dan susu tinggi lemak dengan susu kedelai dapat membantu dalam pengelolaan kolesterol. Food and Drug Association (FDA) merekomendasikan diet rendah lemak jenuh dan 25 gram protein kedelai setiap hari sebagai bagian dari diet. [rsf/esd]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar