Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Menunggu Maghrib Sambil Melukis

Banyuwangi (beritajatim.com) – Berbagai cara positif dalam mengisi waktu sambal menunggu berbuka puasa. Seperti yang dilakukan oleh sekelompok anak di Banyuwangi yang memilih mengisi waktu menanti kumandang adzan maghrib alias ngabuburit dengan berlatih melukis.

Lokasinya Kampung Lukis berada di tengah kota yakni di Lingkungan Kempoon, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Kota Banyuwangi.

Suasana penuh artistic guratan kuas yang seolah menyapa para tamu yang datang. Beragam aneka gambar menebar ceria di sepanjang dinding warga. Selama bulan puasa ini banyak kegiatan yang dilakukan. Salah satunya menggelar belajar melukis bagi anak-anak di sekitar.

Para tutor yang telah ahli di bidangnya siap membantu mengajari anak-anak mulai dari nol. Dengan gaya komunikasi yang ramah, anak-anak tampak antusias dan tak canggung walau baru pertama kali mengenal seni menggambar.

Salah satu tutornya saat ini adalah Ragil. Dia tampak semangat memberi arahan kepada anak-anak untuk memulai kreasinya. Sesekali juga memberi motivasi agar anak-anak tak ragu mengembangkan kuas dan menggoreskan cat warna.

Berbagai gambar mulai tercipta dari tangan-tangan anak-anak tersebut. Ada yang tampak melukis pemandangan alam hingga berbagai benda yang kala itu terbesit di pikiran mereka.

“Memang kampung ini dinamakan Kampung Lukis sehingga memang banyak lukisan di tempat ini. Sebelum pandemi para remaja dan adik-adik memang biasa melakukan kegiatan melukis di sini,” kata Ragil, Rabu (13/4/2022).

Menurut Ragil, bulan ramadan kali ini menjadi momen spesial. Karena selain kegiatan dapat bergulir, sekaligus menjadi momen awal bertemu dengan anak-anak untuk kembali berkativitas melukis.

“Kebetulan pandemi mulai mereda jadi kita mulai lagi untuk mengedukasi adik-adik untuk melukis lagi. Kebetulan lagi sekarang ramadan, dan alhamdulillah untuk mengisi ngabuburit dan menunggu beduk malam kita melakukan kegiatan melukis bersama,” katanya.

Antusiasme anak-anak di Kampung Lukis ini cukup banyak. Mereka bahkan sengaja meluangkan waktu untuk serius belajar di tempat ini. “Alhamdulillah, antusisme anak-anak luar biasa, peminatnya juga cukup tinggi,” ujarnya.

Cesna Fitra Ananda salah seorang anak mengaku senang belajar menggambar di Kampung Lukis ini. Menurutnya, selain menunggu waktu berbuka puasa juga mendapat ilmu bermanfaat dalam seni melukis. “Senang sekali bisa belajar melukis, sambil menunggu berbuka puasa,” ungkap Cesna Fitra Ananda. (rin/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar