Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Menikmati Legitnya Durian Montong dari Desa Sugihan Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) – Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan ini rupanya memiliki potensi alam yang besar. Tanahnya yang subur untuk pertanian, menjadikan desa ini layak dikenal sebagai desa agrowisata.

Diketahui, ada banyak tanaman yang bisa dibudidayakan di tanah surganya Lamongan ini. Selain kebun buah rambutan, belimbing, dan kelengkeng, Desa Sugihan ternyata juga punya kebun buah durian jenis montong yang rasanya begitu lezat, legit, dan tak kalah nikmat dengan durian dari daerah lain.

Selain itu, lokasinya yang berada agak jauh dari kota, menjadikan desa ini tergolong masih asri, masih banyak pepohonan yang besar dan rindang. Bising suara kendaraan besar pun jarang dijumpai di desa ini yang semakin menambah kelezatan dalam menikmati durian.

Meski masyarakat desa setempat selama bertahun-tahun telah bekerja mengolah lahan untuk berbagai jenis tanaman, namun mungkin tak banyak orang yang tahu jika durian montong juga bisa dikembangbiakkan dan tumbuh subur di Desa Sugihan.

Menurut penuturan warga setempat, dari yang awalnya hanya ada 50 pohon durian saja, tetapi saat ini tercatat sudah ada 2000 lebih pohon durian di desa yang berjarak sekitar 20 km dari kota Lamongan tersebut.

“Usia pohon durian di sini rata-rata 15 tahun, ada juga yang 20 hingga 24 tahun,” ujar Abdul Aziz, salah seorang pemilik kebun buah durian yang ada di Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro, kepada wartawan, Senin (14/3/2022).

Abdul Aziz, salah seorang pemilik kebun buah durian yang ada di Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro

Aziz mengungkapkan, satu pohon durian di desanya rata-rata bisa menghasilkan sekitar 30 buah durian dalam sekali panen. Bahkan, untuk usia pohon yang lebih tua, imbuh Aziz, bisa berbuah hingga seratusan buah durian.

Lantaran durian montong dari Desa Sugihan ini dikenal memiliki rasa yang lezat, legit, dan nikmat, para pengunjung pun ramai berdatangan ke kebun durian itu agar bisa mencicipi secara langsung cita rasa durian montong Sugihan yang begitu menggoda tersebut.

Selain itu, para pemilik pohon durian di desa ini juga mengaku, tidak perlu memanen buahnya untuk dijual ke pasar, karena pembeli datang sendiri. “Tidak jual ke pasar, tapi pembeli datang langsung ke kebun,” ucap Aziz.

Lebih lanjut, untuk bisa merasakan durian montong dari Desa Sugihan ini, para pengunjung tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Pasalnya, satu kilogram durian montong ini dihargai Rp 70 ribu saja.

“Sekilo Rp 70 ribu. Alhamdulillah peminatnya banyak. Setiap kali panen mesti selalu habis terjual,” imbuh Aziz.

Durian Montong

Salah satu pengunjung asal Surabaya, Tikno menuturkan, ia bersama keluarga rela datang jauh-jauh dari Surabaya hanya untuk mencicipi legitnya durian montong dari Desa Sugihan tersebut.

“Tidak menyangka kalau di tempat ini ada buah durian yang rasanya luar biasa,” tutur Tikno saat berbincang dengan wartawan.

Tikno menyebut, aroma durian desa Sugihan ini begitu menyengat dan menggoda siapa pun, tekstur dagingnya juga lembut dan semakin menggoda lidah untuk segera mencicipinya.

Bahkan, tambah Tikno, jauhnya perjalanan dari Surabaya ke Desa Sugihan ini terbayar lunas saat ia menikmati kelezatan rasa durian Sugihan tersebut. Menurutnya, harganya pun cukup ramah di kantong.

“Ini baru pertama kalinya saya datang ke sini,” beber Tikno.

Nah, bagi anda pecinta durian yang masih penasaran, tidak ada salahnya datang dan mencicipi cita rasa durian montong di Desa Sugihan yang legit nan nikmat ini. Selain menikmati durian, anda juga akan disuguhkan kebun belimbing, kelengkeng, dan rambutan juga di desa ini.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar