Gaya Hidup

Menikmati Ketan Merah Putih Ala Kedai Ketan Punel

Surabaya (beritajatim.com) – Berbagai cara dilakukan untuk ikut memeriahkan peringatan HUT RI. Seperti yang dilakukan oleh Kedai Ketan Punel. Tempat kuliner yang ada di kawasan Raya Darmo, kota Surabaya ini menyajikan makanan ketan spesial. Yakni ketan merah putih.

“Menu ketan merah putih khusus disajikan dalam rangka peringatan kemerdekaan RI. Yakni ketan yang ditaburi kelapa putih dan merah. Sehingga kami namakan ketan merah putih,” terang Wahyu Darmawan, owner Kedai Ketan Punel.

Untuk menu ketan merah putih tersebut rutin dihadirkan setiap bulan Agustus, jelang peringatan kemerdekaan.

“Sesuai dengan namanya ketan merah putih   hanya ada ketika mendekati peringatan 17 an. Jadi sengaja kami hadirkan pada bulan Agustus ini saja. Bagi penikmat ketan yang ingin merasakan ketan merah putih monggo mampir ke kedai ketan punel,” jelas mantan wartawan ini.

Soal rasa lain daripada yang lain, sang pemilik mengatakan jika ketan merah putih dengan toping kelapa bernuansa merah putih ini, rasanya gurih campur manis.

“Rasanya perpaduan antara ketan putih yang gurih dipadu dengan taburan kelapa manis. Pastinya rasanya lezat,” papar pria asal Kota Brem ini.

Bagi penikmat ketan tidak perlu khawatir terkait harga dari ketan merah putih. Pastinya harga ketan merah putih dijamin tidak akan membuat kantong jebol. Ketan merah putih hanya dibandrol Rp 6 ribu per porsi.

Sedangkan untuk menambah kenikmatannya, bisa dipadukan dengan minuman yang ada. Bisa disandingkan dengan minuman dingin seperti es coklat, es sinom, es beras kencur atau es teh tarik.

“Setiap tahun ketan merah putih ini selalu saja ada peminatnya. Seperti tahun ini, banyak pembeli yang mencicipinya. Tidak hanya dimakan di tempat, banyak juga yang dibawa pulang,” urai Wahyu.

Ditambahkan pria 46 tahun ini, selain menampilkan menu khusus ketan merah putih dalam rangka memeriahkan HUT RI, kedainya juga menyuguhkan nuansa perjuangan. Para pelanggan akan dilayani oleh para pegawai ketan punel yang mengenakan pakaian para pejuang tempo dulu. Tidak hanya itu, lokasi kedai juga dipenuhi dengan hiasan bernuansa merah putih serta bendera.

“Pokoknya kami berusaha menghadirkan nuansa 17 an di kedai ketan punel. Sambil menikmati ketan merah putih, sekaligus juga menikmati nuansa kemerdekaan,” pungkasnya. [way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar