Gaya Hidup

Menginap di Hotel, Pemkot Batu Wajibkan Hasil Swab Bagi Warga Surabaya

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Malang (beritajatim.com) – Memasuki masa transisi new normal, Pemerintah Kota Batu memperbolehkan pengelola hotel untuk membuka kembali tempat usahanya. Sebelum kembali beroperasi, mereka wajib melakukan pengajuan ke tim verifikasi, yang terdiri dari tim Gugus Covid-19 termasuk TNI dan Polri.

“Beberapa hotel sudah mulai buka, terutama hotel yang hampir 4 bulan kami tutup. Tapi dari 50 pengajuan, baru 20 yang kami rekomendasi untuk dibuka. Tim verifikasi telah melakukan penilaian secara detail demi menjamin wisatawan aman dan nyaman,” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Senin (22/6/2020).

Dewanti mengatakan, syarat wajib yang harus dipatuhi pengelola hotel adalah menyedialan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain itu, Pemkot Batu mewajibkan, tamu hotel atau wisatawan dari zona merah seperti Jakarta dan Surabaya wajib membawa surat hasil uji swab.

“Bahkan, ketika tamu itu dari zona merah, Jakarta dan Surabaya, kami minta hasil swab, baru boleh menginap di Kota Batu. Nanti kami minta kepada aparat TNI Polri untuk menjaga, agar situasinya tetap aman terkendali,” ujar Dewanti.

Dewanti menyebut, kedisiplinan menjadi kunci utama memutus mata rantai Covid-19 di wilayahnya yang kini berstatus zona oranye atau beresiko sedang. Aturan itu akan dimasukan dalam Perwali Kota Batu untuk new normal. “Sementara punishment bagi hotel, itu akan merugikan hotel itu sendiri. Jika tidak ikut aturan kesehatan, kemudian ada konfirmasi positif, yang rugi hotel itu sendiri,” tandas Dewanti. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar