Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Mengenal Sifat Toxic yang Mungkin Ada Di Dalam Diri Seseorang

(Foto: Sebastian Stam, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Manusia diciptakan Tuhan dengan kelebihan maupun kekurangan masing-masing. Tidak ada manusia yang sempurna sebab pasti memiliki kekurangan. Kekurangan itu bisa jadi dalam bentuk sifat yang melekat di diri kita. Bisa pula berupa hal yang tidak kita sadari namun sudah jadi bagian hidup.

Sebagai langkah introspeksi tidak ada salahnya untuk lebih mengenal diri sendiri. Karena awal dari perbaikan diri adalah menyadari apa yang perlu diperbaiki. Terutama sifat tidak baik yang sering dikenal dengan sebutan toxic. Terkadang, tanpa disadari kita memiliki sifat-sifat toxic yang ditimbulkan dari pengalaman negatif kita di masa lalu. Pengalaman itu yang akhirnya membentuk mindset juga perilaku kita sampai saat ini.

Sebenarnya, sifat-sifat toxic ini secara sadar maupun tidak mempengaruhi kualitas hidup kita mulai dari hubungan dengan sesama manusia, pengembangan diri, karir, dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Dilansir dari Public Health berikut ini sifat toxic dalam diri yang jarang disadari.

Merasa Paling Bisa, dan Tidak Butuh Siapapun

Punya banyak kelebihan, bukan berarti kita manusia sempurna sehingga tak ada kekurangan. Anggapan paling bisa itu terkadang membuat kita berusaha mendorong semua orang agar jauh dari kita. Karena Anda merasa bahwa lebih baik untuk hidup sendiri. Namun, senyaman apapun Anda hidup sendiri, suatu saat pasti akan butuh orang lain. Dan ketika butuh mereka, mereka tidak ada karena Anda yang membuat jauh sendiri.

Kurang Bersyukur Sehingga Tidak Pernah Merasa Cukup

Berlebihan mengejar suatu hal sampai lupa banyak hal yang berharga di sekitar kemungkinan akan berujung penyesalan karena kehilangan hal-hal berharga itu. Jika anda kamu mengesampingkan ego sedikit, pasti Anda tahu titik seimbangnya dimana, dan kapan harus bersyukur atas apa yang didapatkan.

Menjustifikasi Diri Sendiri

“Saya selalu buruk, dan selamanya selamanya akan seperti ini” Kalimat tersebut secara tidak sadar membatasi diri untuk membuktikan jika Anda bisa lebih dari itu. Kalau belum pernah mencoba dan berusaha, jangan langsung melakukan justifikasi pada diri sendiri.

Tidak Tahu kapan Harus Ikhlas

Mempertahankan sesuatu yang sudah jelas tidak memberi manfaat apapun ke dalam hidup Anda dan malah secara terus menerus menyakiti diri akan menghambat perkembangan sebagai manusia. Oleh karena itu, belajar ikhlas untuk melepaskan adalah jalan terbaik.

Sering Lepas Tanggung Jawab

Memang mudah untuk memberikan tanggung jawab Anda pada orang lain. Namun, efek dari itu adalah Anda menjadi tidak bertumbuh. Karena dibalik sebuah tanggung jawab, terdapat banyak pelajaran yang dapat meningkatkan kualitas diri.

Pernah merasakan hal itu dalam diri Anda? Sekarang waktunya untuk merubah perilaku toxic tersebut jadi positif. (dan/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar