Gaya Hidup

Menengok Kawasan Pecinan Melaka, Traveler Wajib Kunjungi Tempat Ini

Melaka (beritajatim.com) – Malaysia bukan hanya terkenal dengan menara twins tower yang berada di Kuala Lumpur. Namun tidak ada salahnya jika para pecinta travelling mengunjungi kawasan Melaka.

Butuh waktu selama dua jam dari Singapura menuju Kuala Lumpur dengan menggunakan transportasi darat, para travelling bisa sampai di kawasan yang mayoritas penduduknya adalah para keturunan Tionghoa dan Malaysia.

Tak heran jika kawasan ini berbentuk kawasan cagar budaya bernuansa pecinan, bukan hanya masyarakatnya yang mayoritas tetapi pusat perdagangan pecinan banyak di kawasan ini.

Ada beberapa spot yang wajib anda datangi di kawasan Melaka, diantaranya para traveller bisa mencoba beberapa kedai kopi bernuansa Tionghoa dengan menu khas Malaysia di kawasan Taman Peringgit Raya. Kedai kopi ini bernama Juat Lye Kedai kopi berkonsep Tionghoa.

Ada lagi spot kedua Jonker Street Market bisa menemukan jajanan khas Chinnes seperti pao, Chinnes food hingga minuman unik seperti cream kelapa, air kelapa yang dikupaa kulitnya.

Spot ketiga adalah menyusuri sungai Hangpa dengan pemandangan bangunan Belanda, China di sekitar bandar Melaka dengan harga 8 ringgit atau sekitar 28 ribu rupiah sekali jalan.

Salah satu traveller asal Surabaya, Eko Sumantri mengatakan jika pertama kalinya datang ke kota yang terpilih sebagai The Intangible Cultural Heritage of Humanity oleh Pertubuhan Pendidikan, Santifik dan Kebudayaan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNESCO) ini cukup cantik.

Apalagi menikmati senja dikawasan kota tua, dengan pemandangan sungai dan perahu yang berlalu lalang, serta hiruk pikuk para wisatawan yang melakukan kegiatan bermain becak cinta, berfoto atau jajan di street food.

“Menyenangkan ke Melaka ini berbeda dengan yang lain. Apalagi saya datang jelang perayaan imlek pernak pernik sangat banyak karena mayoritas penduduk sini merayakan imlek. Banyak spot yang cocok untuk para wisatawan yang suka berfoto,”ucap Eko. [Way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar