Gaya Hidup

Menatap Terang Perupa Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Perupa di Kabupaten Bojonegoro mulai terorganisir sebagai kelompok besar. Terlihat satu tahun terakhir, para perupa itu lebih produktif berkarya dan hampir secara konsisten menggelar pameran bersama. Sang Rupa, kelompok tersebut menjadi ruang komunikasi, berjejaring dan saling sharing karya.

Koordinator Sang Rupa Bojonegoro, Eko Prayitno mengatakan, satu tahun usia komunitas perupa di Bojonegoro ini mendapat apresiasi baik dari berbagai kalangan. Baik dari seniman, penikmat seni maupun masyarakat. “Banyak yang saling dipertemukan dari komunitas ini,” ujarnya, Sabtu (4/1/2020).

Perupa di Bojonegoro sendiri, kata dia, sebenarnya banyak. Namun belum terkoordinir dengan baik. Rata-rata, para perupa itu berkarya sendiri. Mendistribusikan karyanya dengan jaringan yang mereka bentuk sendiri. “Dengan kelompok ini bisa dipertemukan, khususnya antara seniman dengan para penikmat seni,” terangnya.

Sang Rupa, lanjut pria yang biasa disapa Eko Peye, juga menjadi pertemuan lintas generasi bagi para perupa. Menggelar pameran bersama. Jalan Perupa merupakan eksebisi bagi para perupa menunjukkan eksistensinya, melakukan refleksi dan saling belajar.

Pameran dalam rangka satu tahun Sang Rupa dan pembukaan Galeri Nongkis dengan tema Jalan Perupa ini dibuka hari ini, 4 Januari dan akan berlangsung hingga 11 Januari 2020. Diikuti sebanyak 75 orang perupa dari lintas generasi. Karya-karya para perupa dipajang di dinding Nongkis Galeri yang ada di Jalan HOS Cokroaminoto.

“Nongkis Galeri merupakan upaya membuka ruang kolaborasi antara seni rupa, kuliner, musik maupun film. Sehingga industri kreatif yang ada di Bojonegoro bisa berkembang bersama,” ujar pemilik Nongkis Galeri, Hendro Lukito. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar