Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Masuk Wisata Lontar Sewu Menganti Gresik Tak Pakai Masker Langsung Ditegur

Wisata Lontar Sewu Gresik

Gresik (beritajatim.com)– Libur lebaran banyak dimanfaatkan oleh warga berkunjung ke tempat obyek wisata.

Salah satunya, Lontar Sewu yang berada di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik. Wisata favorit itu kerap kali didatangi warga baik itu dari Gresik maupun luar kota.

Namun, ada persyaratan yang wajib dipatuhi oleh pengunjung yakni wajib mengenakan masker. Bila ketahuan petugas tak pakai masker langsung ditegur.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutisna menuturkan, agar masyarakat tetap mengkedepankan protokol kesehatan (Prokes) pihaknya bersinergi dengan panitia menerapkan prokes ketat di lokasi wisata. Anggotanya di lapangan diterjunkan di area pintu masuk lokasi wisata Lontar Sewu.

“Kami memastikan pengunjung memakai masker,apabila ada yang tidak menggunakan masker langsung kami berikan masker sebelum masuk ke lokasi wisata,” tuturnya, Jumat (6/05/2022).

Perwira pertama Polri itu lebih jauh mengatakan, alasan pengunjung diwajibkan memakai masker karena pandemi belum berakhir. Meski kasusnya melandai prokes di lapangan tidak boleh abai. Apalagi, sebagian besar lokasi wisata padat dikunjungi warga pasca libur lebaran.

“Kita tidak boleh abai, demi menjaga kesehatan bersama. Silahkan warga berlibur bersama keluarga asal prokes tetap dikedepankan,” katanya.

Panitia Wisata Lontar Sewu Asno Hadi menyatakan pihaknya siap memberlakukan prokes bagi setiap wisatawan yang berkunjung. Sebelum masuk area lokasi wisata. Terlebih dulu dilakukan thermo gun (alat pengukur suhu badan) serta barcode di pintu masuk.

“Kami terus berkordinasi Forkopicam Menganti mengingat wisatawan yang datang sangat banyak hingga sore hari,” ujarnya.

Sementara Sudrajad (50) wisatawan asal Mojokerto mengatakan, tidak masalah jika berkunjung ke Lontar Sewu wajib mematuhi prokes. Aturan tersebut, bagi dirinya sangat positif sekali mengingat yang datang dari berbagai daerah.

“Aturan prokes wajar aja mas, setiap lokasi wisata sebagian besar memberlakukan hal yang sama,” ungkapnya. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar