Gaya Hidup

Masih Masuk Zona Merah, Kawasan Wisata di Bojonegoro Masih Ditutup

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kawasan pariwisata yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kaupaten Bojonegoro masih ditutup. Kawasan wisata masih ditutup karena Kabupaten Bojonegoro masih zona merah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudar) Pemkab Bojonegoro Budiyanto mengatakan, selain penutupan sementara tempat wisata juga usaha jasa hiburan masih belum boleh beroperasi.

Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah nomor 188/1018/SE/412.013/2020 tentang Perpanjagan Penundaan Izin dan/atau Penutupan Sementara Tempat Wisata dan Usaha Jasa Hiburan.

“Tempat wisata dan usaha jasa hiburan masih ditutup sementara, termasuk ev-event kebudayaan. Masih menunggu dulu,” ujar Budiyanto, Senin (27/7/2020).

Virus Corona Covid-19

Beberapa kawasan wisata yang dikelola oleh Disbudpar Pemkab Bojonegoro diantaranya, kawasan Wisata Kayangan Api, di Kecamatan Ngasem, Dander Park di Kecamatan Dander, Waduk Pacal di Kecamatan Temayang, serta Kawasan Wisata Teksas Wonocolo, Sumur Minyak Tua, di Kecamatan Kedewan.

Sementara diketahui, sesuai dengan data sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (26/7/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif yang masih menjalani perawatan sebayak 41 orang. Secara kumulatif, jumlah pasien positif sebanyak 233 orang, dengan jumlah pasien yang sembuh ada 168 orang dan meninggal dunia sebanya 24 orang.

Data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro berada diurutan ke 14 jumlah kasus terkonfirmasi positif dari seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar