Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Makan Santai Sambil Ikut Diskusi Minat Baca dan Visualisasi Puisi

Surabaya (beritajatim.com) – Puncak perayaan peringatan Bulan Bahasa dimaknai Aiola Eatery bersama Aliansi Literasi Surabaya dengan menggelar beragam acara. Di antaranya adalah diskusi dengan format sarasehan menyoal isu minat baca pemuda hari ini.

Diskusi minat baca salah satu bentuk kegiatan lanjutan dari Donasi Buku yang sudah digelar selama awal Oktober. Dengan mengusung tema besar “Basantara”, bersama dengan Aliansi Literasi Surabaya, Aiola Eatery mengajak warga Aiola untuk turut berpartisipasi ambil peran dalam kegiatan literasi di Surabaya.

Diskusi ringan bertajuk “Aiodiskusi; Rasan-Rasan Milenial” ini isu literasi yang akan dibahas adalah mengetahui seberapa besar minat baca di kalangan anak muda di Surabaya.

Dengan salah satu permasalahan pemantik diskusi adalah pemuda zaman sekarang lebih mudah dan tertarik untuk membaca secara tekstual atau visual. Barisan tulisan paragraf yang panjang dinilai kurang bisa membuat kalangan muda tertarik membaca bila dibandingkan dengan bahasa visual seperti membaca komik dan melihat film.

“Melalui serangkaian kegiatan bertajuk Basantara, Aiola Eatery bisa menjadi tempat alternatif untuk teman-teman komunitas dalam menuangkan karyanya. Rangkaian acara mulai dari donasi buku, diskusi hingga pembacaan puisi yang divisualisasikan sebagai pembuka ataupun pemicu bagi aiola eatery untuk terbuka berkolaborasi dengan teman-teman di Surabaya,” ungkap Anggriyan Permana, Marketing komunikasi Aiola Eatery, Jumat (29/10/2021).

Pemantik diskusi terdiri dari perwakilan Aliansi Literasi Surabaya dan salah seorang pelukis dengan media cat air di Surabaya. Selain diskusi minat baca, dalam perayaan ini nantinya akan ada demo lukis cat air yang akan memvisualkan puisi yang dibacakan oleh perwakilan Aliansi Literasi Surabaya. Visualisasi puisi ini dilakukan langsung atau on the spot oleh seniman lukis cat air, Pingki Ayako. Tujuannya memberikan pengalaman baru bagi warga Aiola dan teman-teman komunitas memaknai puisi melalui gambar.

Tidak hanya lapak baca gratis, ada pula panggung pembacaan puisi bebas untuk warga Aiola, sebutan pengunjung Aiola yang ingin mencoba mengalahkan keberaniannya untuk membacakan puisi yang nantinya akan mendapatkan reward voucher makan dari Aiola Eatery. Aiola Eatery tidak hanya jadi tempat jujukan untuk wisata kuliner saja, lebih jauh Aiola Eatery juga bisa menjadi ruang pameran, ruang kreatif alternatif bagi teman-teman di komunitas.

Aiola Eatery bisa menjadi ruang alternatif bagi komunitas untuk menggelar berbagai aktivitas seperti workshop, pameran, diskusi hingga berbagai macam aktivitas lainnya. Tujuannya, Aiola Eatery bisa jadi tempat dimana pelaku seni dan penikmat seni serta pengunjung dapat berkomunikasi dan berinteraksi di Aiola Eatery. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar