Gaya Hidup

Lewat Siap Darling, Generasi Milenial Hijaukan Benteng Van Den Bosch Ngawi

Vice President Djarum Foundation FX Supanji dan Dandim 0805 Ngawi Letkol ARH Hany Mahmudhi melakukan penanaman pohon trembesi di benteng Van Den Bosch Ngawi

Ngawi (beritajatim.com) – Djarum Foundation mengajak generasi milenial untuk melakukan penghijauan di lingkungan benteng Van Den Bosch. Lewat program siap sadar lingkungan (Siap Darling), mengajak lebih 248 mahasiswa yang berasal berbagai perguruan tinggi di karesidenan Madiun untuk tak hanya sekedar peduli.

Namun juga terlibat langsung dalam melakukan aksi nyata menanam sebanyak 130 pohon dan tanaman berbunga yang yang berasal dari Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) Bakti Lingkungan Djarum Foundation di Kudus, Jawa Tengah.

”Kami melihat bahwa generasi milenial memiliki semangat besar untuk menjaga dan merawat lingkungan. Maka dari itu kami fasilitasi dengan program Siap Darling tersebut,” kata Direktur Komunikasi Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, Rabu (14/8/2019).

Tiara sapaan akrabnya mengungkapkan penghijauan ini bertujuan menciptakan ekosistem pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu juga untuk menularkan kebiasaan baik ini di masyarakat luas.

Penghijauan di cagar budaya yang oleh masyarakat sekitar menyebutnya benteng pendem tersebut, kedepan semakin cantik dan nyaman bagi wisatawan. Sehingga bisa menjadi obyek wisata unggulan di Kabupaten Ngawi.

”Hal ini tentunya memiliki dampak positif baik dari sisi lingkungan hingga menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dandim 0805 Ngawi Letkol ARH Hany Mahmudhi menyabut positif gerakan penghijauan di benteng Van Den Bosch.

Dia menilai dengan penanaman ini akan memelihara ekosistem di bumi orek-orek. Karena dengan adanya penghijauan otomatis penyimpanan air yang ada di dalam tanah nantinya akan lebih banyak. Dan itu bagus untuk Ngawi yang merupakan daerah pertanian.

”Tentunya penghijauan alam ini akan berdampak baik. Dan keasrian dan kesejukan bisa diwarisakan untuk anak dan cucu kita nanti,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar