Gaya Hidup

Lalukan Gaya Hidup Ini Untuk Atasi GERD

Surabaya (beritajatim.com) – Seseorang yang mengalami penyakit maag, punya peluang besar terkena asam lambung dan yang paling parah, bisa sampai ke tahap GERD.

Gejalanya hampir mirip, tetapi GERD bisa menyebabkan terjadinya sensasi sesak dan panas di dada. GERD sendiri singkatan dari Gastroesophagel Reflux Disease) atau kondisi di mana asam lambung naik sampai kerongkongan sehingga mengganggu kinerjanya bahkan sampai melukai.

Beberapa pola hidup yang bisa menjadi penyebab GERD adalah kesukaan makan olahan tepung, gorengan, ngemil sambil tiduran. Kebiasaan yang malas makan buah dan sayur juga bisa meningkatkan risiko GERD, selain kebiasaan makan terburu-buru, tiduran langsung sehabis makan, serta posisi duduk membungkuk.

Ada beberapa gaya hidup yang bisa anda lakukan untuk menurunkan gejala GERD.

Berhenti merokok

Berhenti merokok diakui oleh para perokok memang sesuatu yang sulit dilakukan. Selain karena merokok sudah jadi bagian dari budaya nongkrong masyarakat, nikotin memang membuat kecanduan.

Selain itu, nikotin juga berpengaruh melonggarkan katup antara kerongkongan dan lambung. Hal ini memungkinkan asam lambung dan cairan pencerna makanan naik ke kerongkongan. Inilah yang menyebabkan terjadinya rasa mulas.

Mengubah kebiasaan makan

Menghindari makanan yang bisa menyebabkan maag atau asam lambung patut untuk dihindari. Makanan seperti coklat, mint, alkohol memiliki efek yang sama seperti nikotin yakni, melonggarkan katup antara kerongkongan dan lambung.

Makan sedikit namun sering, juga bisa dijadikan kebiasaan. Anda juga bisa berkomunikasi dengan keluarga, untuk menentukan makanan apa saja yang bisa atau boleh dan tidak untuk anda konsumsi. Menurunkan berat badan, juga lebih baik untuk dilakukan jika anda kelebihan berat badan.

Makanan berlemak, gorengan, makanan pedas, makanan berbahan tomat, kopi, teh, soda juga harus dihindari karena bisa meningkatkan produksi asam lambung atau melonggarkan katup kerongkongan.

Kurangi tekanan pada perut

Memberikan tekanan pada perut, bisa membuat asam lambung terdorong naik ke kerongkongan. Langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan pada perut seperti, menunggu 2 sampai 3 jam sebelum rebahan seusai makan.

Karena ketika anda rebahan, isi yang ada di lambung bisa naik ke kerongkongan dan mendorong katup antar kerongkongan dan lambung. Egek grafitasi ketika anda duduk akan membantu asam lambung dan cairan yang telah naik ke kerongkongan untuk kembali ke lambung.

Hindari juga menggunakan pakaian ketat yang bisa menekan bagian perut anda. Ikat pinggang yang terlalu ketat, celana ketat bisa menyebabkan rasa mulas anda semakin parah.

Perbaiki posisi tidur

Selain memberi jeda 2-3 jam sebelum rebahan setelah makan, ada baiknya juga untuk menaikkan bagian atas tempat tidur anda. Bukan hanya dengan menambah bantal, tetapi juga menaikkan posisi tidur dari pinggang sampai kepala.

Anda bisa menambahkan matras di bawah kasur atau memberi tumpukan bantal sejak dari pinggang sampai kepala setinggi 15cm sampai 20cm. Posisi ini akan membantu asam lambung anda turun dan meredakan rasa mulas ketika anda tidur.(tur/bjo)


Apa Reaksi Anda?

Komentar