Gaya Hidup

Lakukan ini agar Otak Tetap Sehat

Pixabay

Surabaya (beritajatim.com) – Tidak hanya fisik yang perlu dirawat dan diperhatikan, otak pun juga. Karena semakin bertambahnya usia, fungsi otak kerap kali ikut mengalami perubahan. Sebagai pusat pengendalian tubuh peran otak tentu sangat vital.

Sistem yang dikendalikan tidak melulu dari pergerakan tubuh saja, melainkan perasaan dan pikiran yang bahkan tidak dirasakan oleh panca indera. Karena itulah, kesehatan otak perlu dijaga agar dapat terhindar dari demensia, pikun, atau bahkan Alzheimer.

Pertama, yang perlu dilakukan ialah mengatur pola makan. Pemilihan makanan atau minuman menyehatkan dapat membantu otak untuk tetap berfikir jernih sehingga membantu memaksimalkan fikiran dan tubuh. Terlebih kandungan vitamin, zink, karbohidrat, dan hal-hal baik lainnya dapat membuat otak lebih sehat.

Kedua, mengasah otak atau stimulasi mental. Hal ini dilakukan agar otak tetap saling merangsang sel-sel saraf lain agar tetap saling terkoneksi dengan baik. Biasanya hal tersebut bisa dilakukan dengan bermain teka- teki, memecahkan soal matematika, dan lain sebagainya.

Ketiga, yakni olahraga. Olahraga pada dasarnya tidak hanya sekedar untuk menyehatkan tubuh, melainkan juga menyehatkan organ-oragan dalam termasuk otak. Karena dengan melibatkan fisik, otot melalui pembuluh darah kecil akan bergerak dan mengalirkan darah yang kaya akan oksigen ke daerah otak.

Keempat, hindari rokok dan narkotika. Seperti yang diketahui hal-hal tersebut tentu dapat mempercepat kerusakan pada otak. Penggunaan rokok atau narkotika akan menghambat kerja otak. Hal ini dengan cukup simpel dapat dilihat dari perubahan emosi, cara berfikir, maupun perilaku.

Kelima, gunakan waktu sebaik mungkin untuk beristirahat. Dengan istirahat yang cukup, dapat mengoptimalkan kerja otak. Otak jadi tidak mudah lelah atau bahkan sampai mengalami sakit karena pusing dan sebagainya. Apalagi setelah beristirahat biasanya otak akan lebih fresh.

Terakhir, rutin cek kesehatan, seperti kadar gula darah, kolestrol, tekanan darah, dan lainnya. Hal tersebut perlu dilakukan karena memiliki risiko cukup tinggi untuk demensia atau penyakit yang mengakibatkan penurunan daya ingat lainnya. [fyi/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar