Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Ladang Lima, Tepung Singkong Pengganti Terigu Gandum

 

Surabaya (beritajatim.com) – Olahan gandum kini makin digemari masyarakat. Menyikapi gejala itu, himbauan untuk lebih membangkitkan potensi pangan lokal sebagai pengganti gandum, seperti singkong, sorgum dan sagu semakin digencarkan.

Jawa Timur sebagai daerah penghasil singkong mempunyai inovasi tepung yang dapat dijadikan sebagai pengganti terigu yang berbahan dasar gandum. Inovasi tepung ini bernama tepung mocaf, yang merupakan inovasi produk dari P.T Agung Bumi Agro dengan nama brand Ladang Lima.


“Ini saatnya para pelaku usaha, ibu rumah tangga dan masyarakat mulai menghargai dan menggunakan produk lokal sebagai alternatifnya,” kata Raka Bagus, CEO Ladang Lima.

Ladang Lima, brand makanan sehat berbahan baku pangan lokal, singkong turut mengambil andil dalam peran membangkitkan potensi pangan lokal. Melalui produk utamanya berupa tepung mocaf (singkong), Ladang Lima membuat inovasi tepung pengganti terigu yang dapat digunakan sebagai bahan aku pembuatan aneka makanan berbahan dasar terigu, seperti cake, cookies, jajanan pasar, mie instan, dan sebagainya.

Oleh karena itu Ladang Lima membuka potensi bisnis peluang usaha bagi para UKM dalam bentuk kelas inkubasi bisnis mengolah produk sehat berbahan dasar tepung singkong (mocaf) Ladang Lima, “Healthypreneur Ladang Lima”. Dalam program yang dilaunching di tanggal 8 Juli 2022 kemarin, total telah terdaftar 500 UKM yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengikuti program inkubasi bisnis ini.

“Ladang Lima sebagai pioner produk makanan berbasis singkong, bebas Gluten, berharap dengan adanya Healthypreneur ini bisa mengenalkan produk usaha berbahan baku tepung lokal yang tidak kalah kualitasnya dengan bahan baku gandum impor,” Raka Bagus menambahkan.

Dimana para pelaku bisnis UKM dilakukan seleksi untuk dipilih 30 besar pelaku usaha yang lolos di tahap selanjutnya. Setelah itu mereka diberikan beberapa pelatihan bisnis secara intensif selama 1 bulan untuk mengembangkan (scale up) usaha yang mereka jalankan, supaya menjadi besar dan sukses tentunya.

Beberapa mentor bisnis yang turut teribat dalam mentor inkubasi bisnis ini adalah Chef Rinrin Marinka, Annisa Pratiwi CMO Ladang Lima, Jimmi Mochtar Marketing Consutant, Adeline Gondo Finance Analys, Hanindyo, Yessie Natasia, dan Endah Dwi, mentor yang expert dalam bidangnya masing-masing.

Beberapa pelaku bisnis makanan sehat yang telah lolos seleksi 30 besar tersebar di seluruh Indonesia seperti Mimosa Patisserie Pastry asal Purwokerto Jawa Tengah, Vegipuff asal Surabaya, Cissi Pizza Malang, WIZZ Sausage Jawa Barat produsen sosis sehat.

Diharapkan banyaknya pelaku usaha UKM yang terlibat dalam program Healthypreneur Ladang Lima 2022 ini, semakin banyak juga usaha yang memproduksi bahan makanan berbahan baku tepung singkong (mocaf) yang akirnya dapat meningkatkan ketahanan pangan lokal, serta mengurangi ketergantungan negara dalam melakukan import gandum. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar