Gaya Hidup

Kucing Juga Biasa Ikut Perayaan Imlek dengan Baju Cantik Ini

Dini Arianti menunjukkan pernak pernik baju untuk hewan

Surabaya (beritajatim.com) – Imlek identik dengan beragam pernak pernik serta baju khas berwarna merah. Di tangan perajin baju asal Pakis Surabaya, tak hanya manusia, hewan peliharaan juga bisa didandani dengan baju bernuansa Imlek.

Melalui tangan kreatifnya, Dini Arianti membuat baju serta pernak pernik Imlek yang dikhususkan untuk hewan peliharaan terutama anjing dan kucing. Berbagai kombinasi warna yang lucu dan imut dipadukan menjadi sebuah baju untuk binatang peliharaan.

Ditemui di workshopnya yang berada di Jalan Pakis 2 No 10 Surabaya, Dini beserta karyawanya terlihat sibuk menjahit serta menempel pernak-pernik Imlek pada baju hewan. Kucing-kucing milik dini nampak lucu saat dipasangkan baju bernuansa Imlek.

“Kalau momen seperti ini, banyak pesanan yang berbau Imlek. Para pemilik hewan ingin mendandani peliharaanya dengan nuansa Imlek,” ujar pemilik merk Kebun Binatang pet aksesoris ini, Jumat (24/1/2020).

Tak hanya hewan peliharaan, Dini juga kerap mendapat pesanan baju yang seragam antara pemilik dan hewan peliharaannya. “Kalau seragam seperti itu biasanya pesennya jauh-jauh hari. Kebetulan ini sudah dikirim semuanya,” jelasnya.

Untuk menjalankan bisnis baju hewan produksinya, Dini mempekerjakan sekitar 10 karyawan yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, serta beberapa di antaranya pelajar yang ingin menambah uang saku. “Kalau yang bantu ya tetangga-tetangga sekitar. Lumayan sembari kumpul dapat penghasilan tambahan,” jelas Dini.

Produk yang dihasilkan oleh Dini diantaranya adalah baju hewan, kasur hewan, tas untuk membawa hewan serta beberapa aksesoris lainnya. Dalam sehari, Dini mengaku bisa memproduksi sekitar 100 baju hewan serta aksesoris.
“Kalau produksi masih terbatas, karena masih dikerjakan secara manual dan bergotong royong,” keluhnya sembari tersipu.

Untuk pemasaran sendiri, Dini mengaku sudah memasarkan bajunya hampir di seluruh Indonesia dengan sistem grosir. “Alhamdulillah hampir seluruh Indonesia. Doakan biar tambah banyak,” tutup Dini. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar