Gaya Hidup

Kreator Game DreadOut Sapa Mojokerto bersama Artis Marsha Aruan

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemeran DreadOut, Marsha Aruan meet and great di CGV Mojokerto bersama Rachmad Imron, tokoh di balik lahirnya game DreadOut. Kreator game DreadPut ini merupakan pria kelahiran Mojokerto, keduanya menyapa dan menyampaikan dibalik pembuatan film DreadOut.

Rachmad Imron mengatakan, meet and greet di Mojokerto sekaligus membuatnya pulang kampung. “Saya lahir di Mojokerto, besar di Mojokerto, sekolah di Mojokerto tapi kuliah di ITB Bandung. Ke Mojokerto cuma setahun sekali waktu lebaran,” ungkapnya, Jumat (18/1/2019).

Tokoh di balik lahirnya game DreadOut ini mengaku bangga karena game bertema horor kreasinya diangkat ke layar lebar oleh sutradara Kimo Stamboel. Ia dan teman-teman membuat perusahaan game, salah satu game yang dikeluarkan adalah game DreadOut.

“Kumpul teman satu kuliah bikin game diapresiasi oleh pasar luar negeri, lokal juga. Kemudian untuk pertama kalinya diadaptasi di Indonesia menjadi, film berdasarkan game. Ini game 100 persen buatan anak bangsa. Film adaptasi pasti berbeda tapi saya salud, hasilnya sangat memuaskan. Menarik,” katanya.

Imam menambahkan, DreadOut merupakan film entertainment. Kolaborasi pertama game dan film. Menurutnya di setiap film pasti ada pesan moral, ada pesan moral yang disampaikan dalam film DreadPut. Yakni Jangan bermain hal yang tidak normal.

Sementara itu, Pemeran DreadOut, Marsha Aruan mengatakan, setiap film horor yang diambil punya pengalaman tersendiri. “Saya mau pilih film ini karena film horor ini beda, film ini diadaptasi dari game. Pertama kali di Indonesia, horor film dan horor game itu beda,” katanya.

Menurutnya, di film DreadOut meski film horor namun lebih banyak lucu sehingga tidak horor secara keseluruhan. Marsha mengaku, jika ia sendiri tidak suka film horor dan film tersebut bisa disaksikan untuk semua umur. Iapun mengaku saat syuting tidak ada yang aneh, tidak ada pengalaman mistis juga.

“Selama syuting fine-fine aja, tidak ada masalah. Film horor tidak mungkin tidak ada. Mereka pasti seneng, mereka ada. Itu menurut aku. Ada beberapa cerita, kebaya merah dan kru yang melihat. Dia sosok hantu yang kuat menyelaka orang. Kalau yang belum nonton, jangan takut. Nonton saja,” ujarnya.

Film DreadOut merupakan film ketiganya bergender horor. Ada tantangan bermain di film DreadOut yakni memakai softlens (lensa kontak, red) putih sehingga tidak mudah. Saat berjalan ia harus meraba-raba karena tidak melihat dan film tersebut action pertamanya.

“Ini tidak mudah, latihan satu bulan. Cukup sulit, menjaga fisik dan mental agar tetap wall out, bisa maksimal. Karena memang pilih peran, saya cukup pilih-pilih. Lihat karakter, lihat cerita dan background. Ada dua peran, Dian dan Jesika tapi saya pilih Jesika karena ada dua karakter berbeda di Jesika,” tuturnya.

Ia mengaku bersyukur meski awalnya ragu menjadi Jesika. Karena film tersebut dinilai cukup menarik yakni adaptasi game yang dibikin film dan ia mengaku tidak menyesal karena senang bisa berperan di film tersebut. Menurutnya, ada pesan dalam film tersebut.

“Jangan cuma gara-gara pingin populer, akhirnya jadi ngapain saja, melakukan apa saja supaya menjadi pulopuler. Jangan kayak Jesika, kerjakan hal positif, yang kamu suka, dalami, usaha sendiri, jangan melakukan hal yang tidak penting,” lanjutnya.

Sukses game horor PC DreadOut , yang merupakan buatan anak Indonesia, Rachmad Imron difilmkan. Film ini akan digarap oleh sutradara Kimo Stamboel. Game DreadOut yang diproduksi oleh Digital Happiness sukses secara nasional maupun internasional.

Film ini bercerita tentang sekelompok siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bernama Jessica (Marsha Aruan), Beni (Muhammad Riza Irsyadillah), Dian (Suzana Sameh), Alex (Ciccio Manassero) dan Erik (Jefri Nichol) pergi ke suatu apartemen angker yang sudah lama tidak dihuni.

Tujuannya adalah untuk siaran langsung di media sosial demi mencapai popularitas. Mereka berniat merekam kondisi yang ada di dalam apartemen angker tersebut. Tidak sengaja, mereka membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar