Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Komunitas Sidosinau Gelar Sayembara Cerpen Sastrawan Muda Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Komunitas Sidosinau menggelar sayembara cerpen (cerita pendek) sastrawan muda Sidoarjo. Sayembara untuk mencari 5 cerpen terbaik dan 10 cerpen favorit. Program ini merupakan kerja bareng Komunitas Sidosinau bersama Komite Sastra Dewan Kesenian Sidoarjo.

“Bermula September, Komite Sastra Dekesda memiliki hajat sayembara cerpen sastrawan muda Sidoarjo yang diagendakan berakhir di penghujung Oktober. Kita kemudian bertemu untuk menyelenggarakan program secara bersama-sama. Acara ini diselenggarakan demi mendorong lahirnya para cerpenis muda dan tumbuh kembangnya sastra di kota terjuluki Delta,” kata Ali Masúd, anggota Komunitas Sidosinau Sidoarjo, Rabu (29/9/2021).

Siapakah Komunitas Sidosinau itu? Ali memaparkan, Sidosinau adalah salah satu komunitas literasi di Sidoarjo. Sidosinau memiliki dua program utama yakni sidokumpul dan sidomoco.

“Sidokumpul mudah diartikan sebagai agenda diskusi tatap muka mengobrolkan hal-hal sepele dan remeh. Sedangkan sidomoco adalah nama buletin daring yang diterbitkan komunitas Sidosinau. Beberapa tema yang sudah terbit antara lain bandeng, sidoarjo, pasar malam, jamu, dan lainnya,” papar Ali.

Adapun timeline sayembara cerpen adalah penerimaan karya selama 1-30 September, penjurian 1-9 Oktober, pengumuman 15 karya terpilih pada 10 Oktober, dan 26 Oktober diagendakan sebagai puncak acara.

“Pada hari Senin, 26 Oktober nanti, digelar peluncuran buku dan pengumuman 5 karya terbaik. Sekaligus penyerahan hadiah. Untuk hadiah, 10 cerpen terpilih mendapatkan sertifikat, buku antologi cerpen, dan poster kover buku antologi. Sedangkan 5 cerpen terbaik mendapatkan hal serupa ditambah uang tunai 500.000 rupiah,” kata sastrawan muda yang baru saja lulus dari Universitas Islam Malang (Unisma) ini.

Acara ini, imbuh Ali, turut menghadirkan tiga dewan juri yakni Ribut Wijoto selaku Ketua Komite Sastra Dekesda, Rizka Amalia selaku penulis kumcer Wajah yang Berbeda, dan Rafif Amir selaku anggota Komite Sastra Dekesda. [but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar