Gaya Hidup

Komunitas Nunchaku Gresik, Aksinya Mirip Aktor Laga Bruce Lee

Gresik (beritajatim.com)– Indonesia Nunchaku Club (INC) Regional Gresik merupakan sebuah komunitas yang memiliki ketertarikan pada seni bela diri nunchaku, atau lebih dikenal ruyung yang memainkan dua tongkat berukuran pendek.

Aksi komunitas yang terdiri anak-anak muda itu. Mirip seperti aktor laga di era tahun 1980-an yang sudah almarhum ‘Bruce Lee’ namanya.

Ditemui saat latihan di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos). Ketua Nunchaku Indonesia Region Gresik, M.Hardi Prasetya (22) pemuda asal Kebomas, Gresik itu mengatakan, keberadaan komunitas ini bukan untuk bertengkar. INC Region Gresik yang sudah dibentuk setahun lalu sebagai wadah pecinta nunchaku serta sebagai terapi bagi anak-anak, dan orang dewas yang terkena kram otak.

“Manfaat latihan nunchaku bukan untuk gaya-gayaan. Tapi sebaliknya, ada manfaatnya kalau latihan rutin bisa menyembuhkan kram otak,” ujarnya, Senin (22/04/2019).

Bagi Hardi sapaan akrabnya, nunchaku pernah dicoba saat ada ada anak terkena kram otak. Atas saran dokter dianjurkan berlatih nunchaku. Pasalnya, olahraga itu bisa mengatur sensor motorik karena saat menggunakan dua tongkat saat dianyunkan berkonsentrasi penuh. Jika tidak maka salah satu tongkat yang dianyunkan bisa mengenai wajah.

“Kalau tidak konsentrasi maka wajah atau gigi bagian depan bisa berdarah,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi komunitas nunchaku Gresik. Seni bela diri permainan yang menyenangkan. Sebab, antara otak kanan serta kiri saling berkosentrasi. Tidak hanya itu, kedua tangan kanan dan kaki juga harus piawai saat memainkan dua tongkat.

Tak jarang Hardi dan rekan-rekannya yang tergabung dalam komunitas ini mengalami sedikit cedera akibat kesalahan memainkan alat ini.

“Awal-awalnya pernah gigi saya nyaris rontok karena salah perhitungan. Sehingga, tongkat menghujam pas di mulut,” imbuhnya.

Seni bela diri nunchaku terdapat beberapa teknik dalam memainkannya. Salah tekniknya adalah teknik bouncing yaitu teknik memantulkan nunchaku di area otot bisep-trisep.

“Teknik itu adalah teknik dasar yang dilakukan pada mereka yang baru belajar,” tutur Hardi.

Ia menambahkan, seni bela diri nunchaku terdiri atas banyak aliran. Ada free style (gaya bebas), fighter, dan finger atau bermain dengan jari serta aerial melempar dua tongkat ke udara.

“Untuk INC Regional Gresik rata-rata menekankan pada free style bukan untuk bertengkar,” tambahnya.

Diakui Hardi, keberadaan INC Regional Gresik. Awalnya, berdiri dari pengurus Surabaya yang sudah terbentuk lama. Dirinya, menekankan komunitas yang didirikannya bukan untuk bertengkar tapi bagaimana memainkan nunchaku sebagai seni bela diri.

Salah satu peserta komunitasnya adalah Rofiqi (44) yang berprofesi sebagai karyawan BUMN. Dirinya, tertarik pada nunchaku sejak lama. Tapi, bukan berarti sudah mahir untuk mengkombinasikan teknik-teknik yang ada.

“Saya berharap melalu komunitas ini bisa memberikan hal positif bagi masyarakat Gresik. Terutama bagi mereka yang ingin mencetak prestasi,” pungkasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar