Gaya Hidup

Komunitas ‘Jombang Peduli’ Berikan Pengobatan Gratis untuk Lansia

Anggota Jombang Peduli bersama Kepala Desa Bawangan Bakhtiar Efendi, serta pasien lansia, Senin (7/6/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas ‘Jombang Peduli’ (Azimat Nastiti) menggelar bakti sosial di Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Senin (7/6/2021). Bertempat di Balai Desa, mereka memberikan pengobatan gratis untuk 25 lansia (lanjut usia) di desa tersebut.

Dalam kegiatan itu, Komunitas ‘Jombang Peduli’ juga menggandeng SYD (Sahabat Yatim Dhuafa) serta tim kesehatan dari Bhayangkara Polres Jombang. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Kades (Kepala Desa) Bawangan yang menyiapkan tempat berikut fasilitas lainnya,” ujar Titik Erliyani (50), koordinator ‘Jombang Peduli’ ketika ditemui di lokasi.

Usai pembukaan, para lansia yang hendak berobat berjajar di kursi yang disediakan. Mereka datang secara bergelombang, ada yang diantar oleh anaknya, ada juga yang berangkat sendiri dengan menumpang becak motor. Semua yang hadir tetap mengedepanka protokol kesehatan (prokes).

Mereka memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer. Oleh karena itu, kursi untuk para lansia tersebut ditata sedemikian rupa. Antara satu dengan lainnya ada jarak khusus.

Selanjutnya, para lansia itu dipanggil secara bergiliran guna pemeriksaan di ruangan. Seorang dokter dan asistennya dengan telaten menanyakan keluhan yang dirasakan oleh para lansia tersebut. Usai pemeriksaan, lansia mendapatkan segepok obat yang disesuaikan dengan penyakitnya.

Salah satu lansia saat menjalani pemeriksaan

Bunda Titi, panggilan akrab, Titik Erliyani menambahkan, selain pemeriksaan di balai desa, pihaknya juga melakukan pemeriksaan secara home care atau pemeriksaan di rumah. Itu dilakukan terutama bagi lansia yang kondisinya tidak memungkinkan untuk datang. Tim dokter yang melakukan pemeriksaan ke rumah.

Kepala Desa Bawangan Bakhtiar Efendi mengucapkan terima kasih kepada komunitas ‘Jombang Peduli’ yang telah melakukan baksos di desanya. Dengan begitu, para lansia di Desa Bawangan mendapatkan perhatian lebih. Dalam arti, bagi yang sakit bisa tertangani dan mendapatkan obat.

“Sedangkan yang sakit butuh penanganan ekstra, maka ada tindakan lanjutan. Sehingga lebih maksimal pelayanannya. Saya mewakili warga Bawangan mengucapakan terima kasih kepada Jombang Peduli, Sahabat Yatim Duafa, serta tim kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bakhtiar Efendi juga pro-aktif. Beberapa kali dia juga menanyakan keluhan para lansia. Kemudian ikut mendorong kursi roda yang membawa lansia ke ruang pemeriksaan. Ketika pasien hendak pulang, Kades Bakhtiar juga terlihat sibuk memanggil becak.

Pasien lansia menuju ruang pemeriksaan

Adalah Sumanik (73), salah satu lansia yang ikut dalam pengobatan gratis itu. Sumanik datang diantar oleh anaknya Suparmi (53). Sudah dua tahun terakhir ini, ibu tiga anak tersebut mengalami kesulitan berjalan. Praktis, selama di rumah dia tidak bisa beraktifitas apa-apa.

Saat memasuki ruang pemeriksaan, Sumanik didorong menggunakan kursi roda. Dia kemudian diperiksa oleh dokter. Kepada tim medis, Sumanik menyampaikan keluhannya. Tentang kedua kakinya yang tidak bisa berjalan, juga tentang tangan kanannya yang mulai terasa ‘kemratak’ dan sulit digerakkan.

Seperti pasien lainnya, Sumanik juga mendapatkan segepok obat. Dia juga disarankan untuk rajin berjemur setiap pagi. “Lima tahun lalu saya bekerja di Surabaya, ikut orang. Di rumah tersebut setiap hari harus naik turun tangga. Akhirnya kaki saya seperti ini. Kata dokter, tulang saya mengalami pengapuran,” kata Sumanik sembari mengucapkan terima kasih kepada komunitas Jombang Peduli. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar