Gaya Hidup

Kisah Inspiratif Sekolah Selamat Pagi Indonesia Diangkat ke Layar Lebar

Surabaya (beritajatim.com) – Kisah Inspiratif dari Sekolah Selamat Pagi Indonesia kini diangkat ke layar lebar melalui film ‘Anak Garuda’. Cerita dari peraih Kick Andy Heroes 2018 ini mengungkap segenap seluk beluk dari sekolah gratis bagi kalangan tidak mampu di Malang itu.

Film produksi Butterfly Pictures ini ditulis oleh tangan dingin penulis Alim Sudio dan besutan sutradara Faozan Rizal. Deretan artis nasional pun turut mewarnai. Sebut saja Kiki Narendra, Tissa Biani, Violla Georgie, Ajil Ditto, Clairine Clay Geraldy Polisar, Rania Putrisari, Rebecca Klopper, dan M. Iqbal Solaiman. Grup band nasional papan atas ‘Cokelat’ pun turut menjadi pengisi sound track film.

Verdi Solaiman selaku produser mengungkapkan jika film ini tak cuma menceritakan perjuangan Julianto Eka Putra sang inisiator. “Tetapi juga perjuangan siswa-siswi Sekolah SPI yang datang dari keluarga tidak mampu, untuk bersama mengubah nasib dan memutus rantai kemiskinan di keluarga mereka, hingga menjadi wirausahawan dengan omzet milyaran rupiah,” katanya.

“Kisah-kisah di Sekolah SPI adalah kisah-kisah tentang perjuangan tak kenal menyerah, serta sinergi mengatasi perbedaan dan maju bersama,” tambah Verdi.

Terkait soundtrack, Verdi pun memastikan jika kali ini Band cokelat akan kembali merilis single baru bertajuk Anak Garuda. “Anak Garuda bukan murni lagu baru, melainkan sebuah karya Julianto Eka Putra pendiri Yayasan Selamat Pagi Indonesia,” ujarnya.

“Lagu ini berkarakter rock alternatif, menyajikan aransemen yang variatif, memperdengarkan berbagai bentuk bagan per bagan lagu khas ala Cokelat. Sebuah lagu energik bertema nasionalisme. Khusus untuk gitar, sound, fills dan riff sangat mewarnai lagu ini. Bagian solo gitar diisi dengan hal yang berbeda. Kesatuan musik dan vokal lagu ini bertujuan untuk membuatnya menjadi dinamis, agar pendengar bisa tumbuh rasa semangat dan bangga terhadap Garuda, tumbuh percaya diri sebagai anak Indonesia,” proyek ini benar-benar dipersembahkan buat Indonesia,” pungkas Verdi. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar