Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Kembali Beraktivitas, Oleh-Oleh Khas Gresik Jadi Buruan Wisatawan

Gresik (beritajatim.com)- Libur hari raya lebaran sudah berakhir. Masyarakat mulai melakukan aktivitasnya seperti biasa. Namun, sebelum balik ke kota tujuan. Oleh-oleh khas Gresik bisa menjadi destinasi karena menjadi buruan para wisatawan.

Di beberapa pusat oleh-oleh seperti di Jalan Sindujoyo Gresik, Jalan Veteran serta Jalan Pahlawan. Para wisatawan lokal masih memadati kawasan tersebut, hanya sekedar berburu makanan khas asal Gresik.

Kondisi tersebut terlihat di salah satu toko oleh-oleh khas Gresik yakni Pudak Sari Kelapa. Toko yang berada di Jalan Sindujoyo itu masih ramai dipadati pembeli. “Oleh-oleh yang paling laris makanan pudak dan otak-otak bandeng,” ujar Zainuddin selaku penjaga toko,” Senin (9/05/2022).

Ia menjelaskan biasanya pengunjung atau wisatawan masih ramai hingga seminggu kedepan. Penjualannya pun meningkat drastis hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa. “Selama lebaran, 10 ribu bungkus pudak ludes terjual setiap harinya. Untuk bandeng rata-rata 700 bungkus diborong pembeli,” ungkapnya.

Para pembeli tersebut lanjut dia, sebagian besar dari kota tetangga seperti Surabaya. Ada juga dari Jawa Tengah. Zainuddin memberikan tips bagi pembeli agar oleh-olehnya tidak cepat basi. “Rata-rata oleh-oleh khas Gresik bisa bertahan hingga 2-3 hari. Bisa juga mencapai lima hari jika disimpan dalam lemari es,” kata Zainuddin.

Sementara M.Galih salah satu pembeli asal Klaten, Jawa Tengah menyatakan dirinya memborong tiga renteng pudak. Rencananya, makanan itu dibagikan untuk sanak keluarganya yang ada di kampung halamannya. “Mau saya bawa ke Klaten karena sudah masuk kerja. Kalau mampir di Gresik pasti oleh-olehnya pudak dan otak-otak bandeng,” tandasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar