Gaya Hidup

Kecap Sedaap Uji Kekompakan Mertua-Menantu

Surabaya (beritajatim.com) – Kata siapa menantu mertua tidak bisa kompak?. Anggapan beda didikan dan generasi sering jadi alasan hubungan mertua dan menantu perempuan menjadi canggung. Namun rahasia selera makanan favorit suami, jelas ibu yang paling tahu. Maka tidak salah menjadikan ibu mertua sebagai tempat berbagi resep rasa tak terlupakan untuk makanan keluarga.

Berangkat dari hal tersebut Wings Group Indonesia, yang memproduksi Kecap Sedaap menggelar Kecap Sedaap Cooking Battle Menantu Mertua. Bekerja sama dengan Endeus Tv, Kecap Sedaap Cooking Battle Menantu Mertua hadir untuk mempererat tali kasih antara menantu dan mertua guna menciptakan hubungan yang lebih harmonis. Hal ini sekaligus meredam anggapan tentang ketegangan hubungan antara menantu dan mertua yang kerap terjadi. Stigma beda didikan dan beda generasi kerap menjadi penyebab perselisihan keduanya.

“Pada tahun ini, di tengah pandemi Covid-19, Kecap Sedaap memilih untuk tetap dekat dengan konsumen melalui kegiatan yang mengadopsi konsep online, bukan kegiatan roadshow ke kota-kota besar seperti yang telah kami lakukan sebelumnya. Hal ini dilakukan karena kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Indonesia, tak hanya sebatas produk berkualitas namun juga kebahagiaan. Makanya kami ingin membantu mempererat hubungan antara menantu dan mertua yang terkadang menjadi sorotan guna menumbuhkan rasa sayang yang lebih besar di dalam suatu keluarga melalui masakan,” ujar Tan Yen Man, Marketing Manager Kecap Sedaap.

Sejak Oktober lalu, Kecap Sedaap Cooking Battle telah berlangsung dan terpilih juga pasangan menantu mertua kompak di Jakarta, Bandung, dan Jogjakarta. Meski tak bertatap muka secara langsung, pasangan menantu mertua yang berkompetisi menunjukkan totalitas dalam setiap sajian masakan.

Peserta adalah 2 orang perempuan yang memiliki hubungan menantu-mertua akan melewati 4 tahap mulai dari Seleksi, Eliminasi 1, Eliminasi 2, kemudian Final. Pada 3 tahap pertama penjurian akan dilakukan secara online.

Sedangkan pada babak final penjurian akan dilakukan secara offline di masing-masing wilayah dan disiarkan secara online, tentunya dengan mengindahkan protokol kesehatan yang ketat. Adapun dua kali tahap eliminasi akan diadakan secara online lewat aplikasi Zoom.

Sedangkan di Surabaya sendiri akan digelar pada 18 – 20 November mendatang dan dapt di tonton di siaran langsung youtube.  Peserta dengan jumlah poin tertinggi akan menjadi Juara Utama Babak Final dan berhak atas hadiah uang senilai 5 Juta Rupiah, Peralatan Masak Senilai 3 Juta Rupiah, Voucher Staycation, dan Trophy.

Sementara peserta yang lolos ke tahap 5 besar berhak mendapat voucher belanja senilai 200.000 rupiah, dan peserta yang berhasil ke tahap 15 besar mendapat voucher belanja senilai 100.000 rupiah.[rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar