Gaya Hidup

Kampanye Protokol Kesehatan Tidak Harus Formal

Sumenep (beritajatim.com) – Kampanye penerapan disiplin protokol kesehatan tidak harus secara formal. Kadang kala, pendekatan yang lebih santai justru membawa hasil yang maksimal.

Upaya itulah yang saat ini sedang dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep, Letkol Infanteri Nurkholis. Dia melakukan pendekatan kepada komunitas-komunitas hobi.

“Yang saya ajak duluan komunitas pecinta burung. Setelah itu, dilanjutkan ke komunitas sepeda,” katanya, Minggu (18/10/2020).

Ia menjelaskan, melalui komunitas yang anggotanya cukup banyak, diharapkan kampanye patuh protokol kesehatan 3M akan lebih efektif dibanding sasaran acak. “Tentu saja nanti harus diawali dari komunitas itu sendiri untuk mematuhi protokol kesehatan, mulai mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun,” paparnya.

Dalam lomba burung yang digagasnya, pihaknya memberlakukan aturan ketat untuk mematuhi protokol kesehatan. Setiap peserta wajib memakai masker. “Kemudian jaraknya juga diatur. Tidak boleh berdekatan, berkerumun. Di lokasi juga disediakan tempat cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer,” ungkapnya.

Kondisi Sumenep yang masih zona merah untuk penyebaran Covid-19 memang memerlukan kerja ekstra untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. “Perlu dukungan semua pihak. Tidak hanya aparat. Karena untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, harus diawali dengan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar