Gaya Hidup

Di Hari Tertentu

Kaldera Bromo Bebas Asap Kendaraan Bermotor

Kambing untuk Yadnya Kasada Gunung Bromo

Malang (beritajatim.com) – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memutuskan kawasan kaldera Gunung Bromo bebas asap kendaraan di hari-hari tertentu. Selama tiga hari akan dilakukan penutupan, yakni pada 13 Januari 2021, kemudian pada 29 Januari 2021 dan pada 12 Februari 2021, berlangsung sejak pukul 00.01 hingga 23.59 WIB.

Plt Kepala Balai Besat TNBTS, Agus Budi Santosa mengatakan, penutupan selama tiga hari dari kendaraan bermotor untuk menghargai kearifan lokal warga Tengger. Sebab, pada saat itu warga Tengger melakukan ritual wulan kapitu.

“Penutupan untuk penghormatan terhadap adat atau budaya masyarakat Tengger. Sekaligus merupakan momentum untuk memulihkan ekosistem kawasan Bromo dan sekitarnya,” ujar Agus, Minggu, (10/1/2021).

Wisatawan tetap diperbolehkan ke kawasan Kaldera Bromo namun tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor. Alternatif bagi wisatawan selain bermotor adalah menggunakan sepeda, menunggang kuda hingga berjalan kaki.

“Selama kebijakan diterapkan akan dilakukan pengamanan bersama di pintu-pintu masuk sebagaimana pada dengan dukungan personil dari Balai Besar TNBTS dan Mitra Balai Besar TNBTS. Untuk agenda kedinasan yang bersifat kegawat daruratan dan patroli pemantauan kawasan dapat menggunakan kendaraan bermotor,” kata Agus.

Agus mengatakan, empat pintu masuk akan dijaga petugas untuk mengantisipasi kendaraan bermotor yang mencoba masuk ke kawasan Kaldera Bromo. Keempat pintu masuk tersebut yaitu, Coban Trisula di Kabupaten Malang, pintu masuk Senduro, Kabupaten Lumajang di Savana Teletubies. Kemudian, pintu masuk Cemorokandang di Bungkah, Kabupaten Probolinggo dan pintu masuk Resort Gunung Penanjakan Wonokitri di Bungka, Kabupaten Pasuruan. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar