Gaya Hidup

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kota Malang Menurun Drastis

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni

Malang(beritajatim.com) – Angka wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang menurun drastis. Hal ini tampak dari jumlah kunjungan tamu hotel di kota ini. Jumlah kunjungan wisatawan ke hotel hanya 30 persen saja, tahun lalu angka kunjungan wisatawan menyentuh angka 70 persen dari total seluruh okupansi hotel di Kota Malang.

Kepala Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengungkapkan, beberapa faktor penyebab menurunnya wisatawan yang datang ke Kota Malang adalah larangan mudik di momen lebaran tahun ini. Okupansi hotel di Kota Malang antara 30 hingga 58 persen di masing-masing hotel. Sehingga presentasenya hanya 30 pesen.

“Terjadi penurunan sampai setengahnya jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu yang sampai 70 persen. Memang okupansinya menurun. Tapi wisatawan yang datang kebanyakan juga ada yang meeting. Mereka biasanya mengambil full day. Jadi langsung buka puasa di hotel,” ujar Ida Ayu, Minggu, (2/5/2021).

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, catatan wisatawan sepanjang pandemi Covid-19 sejak 2020 memang membuat sektor wisata di Kota Malang menurun drastis. Pada periode presentase penurunan wisatawan di Kota Malang sebesar 66 persen.

Pada 2018 misalkan, angka kunjungan wisatawan ke Kota Malang tercatat sebanyak 4 juta lebih. Lalu di 2019 tercatat sebanyak 5 juta lebih wisatawan berlibur ke Kota Malang. Pada 2020 ini tercatat hanya 600 ribu lebih wisatawan yang berkunjung di daerah ini.

“Jumlah wisatawan turun sampai 66 persen pada 2020 sebagai dampak pandemi dan berbagai kebijakan yang diambil. Okupansi hotel dan jasa penunjang pariwisata juga turun drastis,” tandas Sutiaji. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar