Gaya Hidup

JFC Pertama Tanpa Dynand Fariz

Jember (beritajatim.com) – Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (4/8/2019). Inilah JFC pertama setelah meninggalnya sang pendiri Dynand Fariz beberapa waktu lalu.

JFC adalah karnaval fesyen yang menggunakan jalanan sepanjang 3,6 kilometer sebagai catwalk. Karnaval ini diikuti oleh warga biasa. Tahun ini JFC memasuki usia ke-18 dan sudah melewati masa kepemimpinan tiga kepala daerah.

Tahun ini JFC mengambil tema Tribal Grandeur: A Tribute to Dynand Fariz. Artis Cinta Laura hadir pula dan ikut tampil.

“Tiada kata yang mampu untuk mengungkapkan betapa di sini kami berterima kasih untuk perjuangan yang beliau telah wariskan kepada kami,” kata Event Director JFC Intan Ayu Dafira saat memberikan sambutan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kami tidak akan tertidur. Kami akan bangkit dan akan melanjutkan perjuanganmu. Enjoy the show,” kata Intan.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Esthy Reko Astuti ingat dengan pernyataan Dyanand saat masih hidup. “Kira-kira satu tahun lalu Mas Dynand sudah membuat video yang ditayangkan di Youtube. Mas Dynand menyampaikan: ada atau tidak adanya saya, Jember Fashion Carnaval akan tetap berlangsung,” katanya.

Dynand ingin menjadikan Jember aset Indonesia. “Indonesia layak bersaing dengan karnaval negara lain,” kata Esthy. (Wir/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar