Gaya Hidup

Jejak Jaka Tingkir alias Mbah Anggungboyo di Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) – Kabupaten Lamongan ternyata mempunyai masa silam yang menarik ditelusuri. Pasalnya ada cerita yang melegenda menyelimuti kawasan ini. Legenda Jaka Tingkir.

Menelusuri jejak-jejak sejarah di Lamongan rasanya kurang lengkap apabila belum ke makam Jaka Tingkir yang mempunyai nama gelar Mbah Anggungboyo sesepuh di kawasan ini yang sudah melegenda.

Makamnya terletak di Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, ini mulai dikenal khalayak luas semenjak dikunjungi oleh Gus Dur (K.H. Abdurrahman Wahid) sempat viral dimasanya dengan banyaknya kegiatan religi yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

“Gus Dur berkunjung ke makam Jaka tingkir (Mbah Anggungboyo) pada 12 Mei 1999, kedatangannya juga dibarengi dengan haul akbar pada bulan berikutnya, Gus dur sebagai pembicara. Dalam kesempatan itu banyak masyarakat yang berdagang baik minuman maupun jajanan ringan. Kemudian masyarakat sekitar membuat nasi kotak per rumah 3 untuk kemudian dikumpulkan di rumah seseorang yang dekat dengan makam. Kawasan makam menjadi ramai dan masyarakat guyup rukun,” tutur Muslich (62) seorang juru kunci makam Jaka tingkir (Mbah Anggungboyo).

Keberadaan makam menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat. Sayangnya kegiatan tersebut, kini tidak semarak lagi seperti tahun-tahun awal kemunculannya dahulu.

Akhibatnya makam yang sudah jauh lebih baik kondisinya itu sepi pengunjung. Perekonomian dan keadaan sosial masyarakat lah yang kena dampaknya.

Harapan Muslich, Pemerintah Desa Pringgoboyo beserta masyarakat mau mengembalikan apa yang sudah dilakukan pada masa lalu. Selain wisatawan banyak datang, supaya daerah sekitar dan makam kembali sejahtera.

“Dengan dilakukannya musyawarah mufakat, diharapkan kontribusi nyata oleh seluruh masyarakat setempat terjadi, sehingga dapat mengembalikan kejayaan makam seperti dulu lagi,” katanya. [esa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar