Gaya Hidup

Jatim Park Ekspansi ke Banyuwangi Bermodal Rp 150 M

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat ground breaking Banyuwangi Themepark di Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Jumat (3/1/2020).

Banyuwangi (beritajatim.com) – Jatim Park Group melakukan ekspansi ke Banyuwangi dengan membangun wahana destinasi wisata baru. Kelompok usaha pengelola Jaringan Themepark Nasional itu sekaligus melengkapi keanekaragaman wisata di Bumi Blambangan.

Modal yang dibawa saat melakukan pembangunan wisata berbasis edutainment ini cukup fantastis yaitu Rp 150 Milyar. Nantinya, wisata baru ini dinamai dengan Banyuwangi Themepark.

”Selamat Banyuwangi yang selalu bergeliat, selalu berinovasi. Investasi themepark Rp 150 miliar adalah kabar gembira di tengah tantangan perlambatan ekonomi global, angin segar di tengah tantangan penurunan nilai ekspor,” ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat ground breaking ”Banyuwangi Themepark” di Banyuwangi, Jumat (3/12/2019).

Pembangunan themepark, kata Bahlil, akan membuat Banyuwangi semakin terkenal sebagai daerah tujuan wisata. Karena, sebelumnya kota di ujung Pulau Jawa ini sudah terkenal dengan wisata alam dan seni-budayanya.

“Lalu juga ada event-event wisata internasional lewat Banyuwangi Festival. Kini punya themepark keren. Saya yakin ini akan membuat Banyuwangi makin menarik bagi wisatawan,” ujarnya.

Pelaksana pembangunan Banyuwangi Themepark mengaku akan membangun wahana wisata bertaraf internasional. Luas lahan yang akan dibangun yaitu hampir mencapai 9 hektar yang masuk wilayah Kecamatan Kabat.

Di antaranya, science centre, education corner, edukasi pelestarian penyu, wahana Kawah Ijen lengkap dengan panorama api biru (blue fire), wahana Sukamade, hingga water park bergelombang terbesar di Indonesia.

Juga ada mini farm, petting zoo, kids playground, kafe-kafe instagramable, indoor theater, dan wahana misteri ”haunted house”. Tentu juga ada beragam permainan bertaraf internasional. Pembangunan themepark ini ditargetkan rampung dan bisa dibuka pada libur Lebaran atau pekan ketiga Mei 2020.

Kawah Ijen dan Pantai Sukamade adalah dua destinasi alam favorit di Banyuwangi. Ijen menawarkan fenomena blue fire yang mendunia. Adapun Pantai Sukamade sangat indah dan menjadi tempat penyu bertelur.

Themepark itu juga menyediakan teater indoor untuk menampilkan seni-budaya daerah serta ada ruang bagi UMKM memasarkan produknya.

”Jatimpark Group melihat peluang yang bagus dan komitmen kuat dari Bupati Anas. Kami mendukung ekonomi Banyuwangi agar terus berkembang maju,” terang Direktur PT Duta Insani Bangun Persada Engartiasto Lukito selaku pelaksana pembangunan.

Enggar berjanji, pembangunan akan tetap memenuhi persyaratan yang ditetapkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Yaitu selalu memberi sentuhan kearifan lokal.

”Sebagaimana permintaan Bupati Anas, khusus di Banyuwangi, kami membangun themepark dengan memuat kekhasan lokal. Seperti adanya Wahana Ijen dan Sukamade,” ujar Enggartiasto.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, themepark akan melengkapi pilihan destinasi di daerah ujung timur Pulau Jawa itu.

”Kami menyadari pariwisata bergerak dinamis. Setelah 9 tahun fokus pada pariwisata alam dan seni-budaya, kini hadir themepark untuk memberi pengalaman baru sekaligus memperluas jangkauan wisatawan keluarga. Jadi Banyuwangi akan semakin friendly untuk wisata keluarga,” terangnya.

Kehadiran themepark, kata Anas, juga menciptakan pergerakan ekonomi baru di wilayah pinggiran kota Banyuwangi. Sehingga berdampak pada masyarakat di sekitar.

”Pasti themepark ini akan diikuti industri sampingannya, mulai suvenir, oleh-oleh, warung-warung, jasa transportasi, jasa akomodasi, dan sebagainya,” pungkas Anas. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar