Gaya Hidup

Jangan Sampai Pernikahan Gagal, Ini 5 Tips Pilih WO

Forum Dekorasi Surabaya dan sekitarnya menggelar diskusi pertumbuhan dan perkembangan Wedding Organizer di Fave Mex Hotel, Surabaya, Rabu (28/11/2019). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Acara pernikahan merupakan hal yang penting karena bisa jadi momen pertama seumur hidup. Oleh sebab itu, mempertimbangkan bibit, bebet dan bobot memilih Wedding Organizer (WO) sangatlah perlu. Jangan sampai kejadian seperti yang dialami pasangan suami istri Gunawan dan Ayu Putri di Jakarta awal September 2019, terulang.

“Melansir YouTube Official Net News, pihak Amor Wedding Organizer yang berlokasi di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat berjanji akan mengganti kerugian dengan mencicil. Hal ini sangat memilukan bukan?” ujar Sulton, Ketua Forum Dekorasi Surabaya dan Sekitarnya (Fordess) saat mengadakan Workshop terkait Instagram (IG) Marketing for Wedding Industry di Fave Mex Hotel, Surabaya, Rabu (28/11/2019).

Melihat pengalaman Gunawan dan Ayu Putri, orangtua mapun calon pasutri yang memilih WO harus melakukan beberapa tips ini. Diantaranya;

Pertama: pilihlah WO yang sudah memiliki kantor resmi dengan menyertakan sejumlah bukti pelaksanaan pernikahan yang pernah dipegangnya. Alamat kantor harus benar dan jangan sampai fiktif. Karena memang banyak WO “calo” yang membuka jasa tapi tak memiliki kemampuan mengelola WO. Dia hanya melempar pekerjaan ke WO lainnya.

Kedua: pilihlah WO yang sudah berkarya lebih dari setahun dan minimal mendapatkan order per tahun tiga kali. Hal ini menunjukkan WO mereka sudah profesional. Semakin lama WO eksis di dunia ini, maka bisa menjadi pilihan.

Ketiga: pilihlah WO yang sudah memiliki organisasi khusus tentang dekorasi atau pernikahan. Sebab, dengan adanya komunitas ini, para penyedia jasa WO pastilah profesional dan terus meningkatkan pelayanan jasanya.

Keempat: sebelum membuat perjanjian dan pembayaran, pastikan WO memiliki dan menunjukkan perlengkapan penunjang acara pernikahan kita. Ingat jangan buru-buru atau masalah sibuk membuat kita enggan mengecek ini. Karena kalau meleset pastilah pernikahan bisa saja tertunda atau batal.

Kelima: jangan sampai kita transfer lebih dari 70 persen dari uang perjanjian. Karena WO profesional pasti sudah menyimpan dana untuk kebutuhan WO.

Menyikapi lima tips di atas, Sulton mengungkapkan, Fordess mengadakan agenda perkembangan kebutuhan organisasi yang melayani jasa dekorasi. Pertumbuhan WO yang pesat dan kurang profesional, membuat para WO selalu mengesampingkan kepuasan konsumen.

“Oleh sebab itu, kami mengundnag para WO untuk bergabung ke dalam organisasi ini (Fordess) sesuai lima syarat di atas. Tujuannya, seluruh anggota WO yang bergabung ke Fordess juga profesional dan tak mencoreng nama Fordess itu sendiri,” pungkas Sulton. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar