Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Jangan Remehkan! Ini Dampak Bagi yang Sering Melewatkan Sarapan

Jack Sparrow, pexels.com

Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu rutinitas yang tidak boleh dilewatkan untuk memulai hari adalah sarapan. Tak harus makanan berat, bahkan hanya dengan segelas susu sudah bisa memenuhi nutrisi sarapan di pagi hari. Untuk beraktivitas sepanjang hari, tubuh membutuhkan asupan energi yang bisa diperoleh dari sarapan.

Nyatanya, banyak orang melewatkan hal ini dengan alasan kesibukan atau mungkin sedang berada dalam program diet. Padahal, melewatkan sarapan bisa mengganggu kinerja tubuh selama seharian, kalian pun akan sulit konsentrasi dan tidak fokus dalam pekerjaan. Selain itu, sarapan juga bisa berbahaya jika kebiasaan untuk tidak melakukannya. Seperti beberapa penyakit berikut.

1. Sakit Jantung

Organ vital seperti jantung juga bisa terkena dampak bagi mereka yang sering mengabaikan sarapan. Studi Universitas Harvar mengatakan bahwa pria yang tidak sarapan memiliki risiko 27 persen lebih besar terkena serangan jantung daripada mereka yang selalu sarapan. Penyebabnya belum bisa dijelaskan secara rinci, namun peneliti menduga karena perut yang kosong lebih lama bisa memicu stress fisik yang menyebabkan tubuh harus bekerja lebih ekstra. Metabolisme juga akan ikut berubah.

2. Obesitas

Alih-alih menurunkan berat badan, tidak sarapan akan memicu kenaikan berat badan. Ini karena saat seseorang melewatkan sarapan, ia akan merasa lebih lapar di siang hari, akibatnya, ia akan makan lebih banyak dari seharusnya. Ditambah lagi selalu ingin mengonsumsi makanan makanan manis dan berlemak. Jumlah makanan yang berlebihan inilah yang bisa mengakibatkan obesitas.

3. Diabetes tipe-2

Dikarenakan kurangnya asupan makanan untuk tubuh di pagi hari, apalagi dengan makan siang yang berlebihan, kadar gula darah pun bisa terpengaruhi. Akhirnya membuat tubuh merasa lapar. Melewatkan saran bisa menjadi penyebab dari gula darah yang melonjak dan tidak teratur. Padahal, gula darah ini dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan fungsi otot dan otak, sehingga dengan sarapan, maka akan membantu mengisinya.

4. Migrain

Gula darah yang rendah saat kalian melewatkan sarapan bisa memicu migraine dan sakit kepala. Hal ini karena kurangnya bahan bakar seperti glukosa ke otak dan bisa berdampak menjadi penyebab menurunnya fungsi sel-sel otak. Sakit kepala dan migraine menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan asupan energy yang lebih.

5. Fungsi Kognitif Terganggu

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, saat tidak sarapan, maka tingkat konsentrasi dan kewaspadaan bisa menurun. Sarapan adalah salah satu cara yang paling tepat untuk memenuhi otak dengan nutrisi. Selain kembali pada gula darah yang bisa mempengaruhi fungsi kognitif, tubuh juga membutuhkan jumlah karbohidrat yang tepat guna memaksimalkan fokus kognitif dan memori. Sarapan yang diabaikan juga bisa meningkatkan kadar kortisol yang berhubungan dengan stress harian. Itulah mengapa ketika sedang lapar, seseorang akan lebih cepat tersulut emosinya dan mudah marah.

Siapa diantara kalian yang masih sering menolak sarapan? Apakah kalian siap jika harus menanggung dampak-dampak buruk di atas?. [mnd/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar