Gaya Hidup

Ivan Gunawan Tampilkan Kolaborasi Batik Sutra dan Tenun Khas Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak delapan desainer Jawa Timur berkolaborasi dalam East Java Fashion Harmoni 2019, di Shangrila Hotel, Kamis (21/11/2019). Acara itu dalam rangka peringatan Hari jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur 2019 .

Nama-nama desainer ternama yang tergabung dalam APMMI Jawa Timur seperti Denny Djoewardi, Lia Affif, Elok Re Napio, Sheila Andina, Gita Orlin, Ulfa Mumtaza, Embran Nawawi dan Fiky Aisyah akan memamerkan masing-masing lima karya terbaiknya dengan tema batik.

Bahkan yang menarik, salah satu desainer terkenal Ibukota Ivan Gunawan akan menampilkan 15 koleksi terbarunya berbahan tenun dan batik khas Jawa Timur. Dikatakan oleh presenter salah satu program talkshow ini, dirinya butuh waktu yang cukup kilat untuk menyelesaikan desain pakaian berbahan batik sutra khas Jawa Timur dan tenun.

Dalam kurun waktu satu bulan, Ivan membuat desain fashion untuk kawula muda seperti celana, palaso dan layering yang dikombinasikan dengan batik tenun dan perhiasan. Ivan menampilkan fashion yang lebih modern dan milenial dengan sentuhan layer dan cutting yang glamor. Bahkan pemilihan warna pun ia lebih berani, seperti warna abu-abu, peach, orange kecoklata. Menurutnya pemilihan warna ini lebih atraktif dan cocok jika dikombain dengan warna batik dan tenun.

“Saya mulai buat tanggal 6 November, hanya dua minggu membuat 15 busana dengan bahan batik Jawa Timur yang dikirim oleh Pemprov Jatim. Akhirnya saya berfikir harus membuat rancanangan fashion berbahan batik, namun yang lebih glam tanpa meninggalkan sisi tradisionalnya dan dapat digunakan oleh para milenial,” ucap Ivan Gunawan, Kamis (21/11/2019).

Lebih lanjut dikatakan oleh Ivan, keberagaman batik Jawa Timur jauh berbeda dengan batik khas Jawa Tengah. Bukan hanya motif, warna pun lebih hidup. Ivan berharap, batik ini bisa masuk ke ranah nasional, khususnya di Jakarta.

“Batiknya bagus banget Jawa Timur ini, saya baru tahu. Saya berharap pemerintah bisa menyediakan lebih banyak lagi. Batik ini bisa dijual di Jakarta. Para penjahit juga harus siap jika ada pesanan cepat. Minimal ada toko di Jakarta untuk menjual batik khas Jawa Timuran,” ucap Ivan. [way/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar