Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Ingin ‘Nanggap’ Reog, Segini Tarifnya Versi Paguyuban di Magetan

Kesenian Reog Ponorogo di Magetan

Magetan (beritajatim.com) – Puluhan event di Kabupaten Magetan belakangan mulai melibatkan sejumlah pelaku kesenian. Salah satunya Reog Ponorogo, ada puluhan paguyubannya di Magetan. Mereka kerap diundang pentas baik untuk acara sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal atau acara lain. Tak hanya pemkab, tapi juga sejumlah acara lain semisal hajatan atau bersih desa.

Usut punya usut, sebenarnya ada tarif tertentu untuk pementasan reog, tarif itu sudah disetujui oleh 60 lebih paguyuban Reog Ponorogo lokal Magetan. Bagi masyarakat yang ingin mengundang pentas, seginilah bocoran tarifnya.

Menurut Budiono (54), Ketua Paguyuban Singo Among Putro yang bermarkas di Kelurahan/Kecamatan Magetan, tarif pentas reog bervariasi. Tergantung jaraknya, bila di dalam kota paling tinggi dibanderol Rp3 juta namun bila di luar kota paling tinggi Rp4 juta.

“Tarif reog dalam kota sesuai kesepakatan bersama dalam kota Rp3 juta. Sedangkan untuk tarif luar kota harus mengeluarkan biaya transport jadi tarifnya Rp4 juta. Harga tersebut berdasarkan kesepakatan bersama 60-an paguyuban reog yang ada di Magetan,” kata Budiono, (1/10/2022).

Dirinya dan rekan rekan seni reog lain mengaku kadang tidak mendapat bayaran jika diminta tampil oleh unsur pemerintah dalam acara kedinasan dan acara-acara tertentu. Mereka mengaku hanya diberi akomodasi transportasi saja.

“Jika diminta menghibur di acara-acara hajatan seperti khitanan atau acara acara bersih desa, tarifnya ya segitu Rp3 juta sampai Rp4 juta paling mahal. Kalau yang mengundang unsur pemerintah kadang hanya dapat transport,” ungkapnya. [fiq/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar