Gaya Hidup

Ibis Styles Surabaya Jemursari Tidak Pernah Jadi Lokasi Karantina Mandiri

Surabaya (beritajatim.com)  – Seperti yang tercantum dalam pemberitaan yang beredar sebelumnya bahwa Hotel ibis Styles Surabaya Jemursari menjadi tempat untuk karantina mandiri atau pasien OTG adalah tidak benar sama sekali.

Bahkan di awal pandemic seluruh jaringan Accor telah ditunjuk oleh Tim Gugus Tugas Covid Nasional, sebagai jaringan hotel yang bisa menerima pasien OTG,

“Akan tetapi pada prakteknya kita tidak pernah menerima Karantina Mandiri OTG,” terang Ricky Coen Arifin General Manager Hotel ibis Styles Surabaya Jemursari dalam keterangan tertulis kepada redaksi beritajatim.com, Rabu (16/12/2020).

Seperti yang di tulis dalam pemberitaan yang beredar bahwa hotel ibis Styles Surabaya Jemursari sebagai penampungan untuk OTG pasien covid-19 itu tidak benar adanya.

“Bahkan kita tidak pernah menerima tamu dengan status isolasi mandiri, sama seperti yang di beritakan dalam pemberitaan lainnya sesuai dengan pernyataan dari PHRI Jawa Timur bahwa sampai saat ini kami belum pernah melakukan MOU apapun dengan dinas terkait ataupun tim gugus tugas Covid-19 baik dalam skala kota Surabaya maupun Provinsi Jawa Timur,” tambahnya.

Operasional hotel kami berlangsung normal dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat,  seperti selalu menggunakan masker baik untuk tamu maupun karyawan yang berada di lingkungan hotel, selalu mencuci tangan dan pengecekan suhu bagi semua orang yang berada di lingkungan hotel, serta penyediaan hand sanitizer di semua area termasuk area public untuk tamu.

“Bahkan kami membatasi jumlah peserta baik meeting maupun social event dan kita terapkan secara menyeluruh untuk social distancing sebagai prioritas untuk menerapkan protokol kesehatan,” tambah Kencana Herdianto Operation Manager.

Jadi materi yang diberitakan selama ini merupakan pemberitaan yang tidak benar untuk hotel ibis Styles Surabaya Jemursari. “Kami sudah mempunyai guidance ALLSAFE dari Accor sebagai SOP untuk melaksanakan standar protocol kesehatan, bahkan secara sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety and Environment) audit yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Jawa Timur kami mendapatkan skor 100% dengan predikat 100% memuaskan,” pungkas Kencana. (ted)

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=DUsnF_C6UBk[/embedyt]



Apa Reaksi Anda?

Komentar