Gaya Hidup

Hidup Sehat Tanpa Daging dan Susu

Surabaya (beritajatim.com) – Hidup sehat kini bukan hanya dengan olahraga, tetapi pola makan pun menjadi pertimbangan untuk berubah supaya lebih sehat. Salah satunya menghilangkan daging dan produk susu dari menu makanan. Itu menjadi upaya paling mudah yang bisa dilakukan masyarakat.

Ketua Indonesia Vegetarian Society Jawa Timur Susanto mengatakan, konsep pola hidup sehat berbasis nabati atau biasa disebut vegan, telah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat.

Bahkan menjadi salah satu pola makan untuk diet dan telah diterapkan di beberapa sekolah. “Secara perlahan banyak masyarakat telah beralih menjadi vegan dengan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman serta menggunakan produk yang berasal dari hewani,” terangnya saat acara Vegan Festival di Surabaya, Kamis (16/1/2020).

Susanto menjelaskan, dengan menjadi vegan, secara tidak langsung telah turut serta dalam mengurangi dampak kerusakan lingkungan dan efek global warming. Mengutip The United Nations, perdagangan daging merupakan salah satu dari dua atau tiga faktor utama dalam pengontribusian masalah lingkungan yang serius dalam segala jangkauan baik secara lokal maupun global.

Hal tersebut karena limbah dari industri peternakan bisa mencemari lapisan tanah dan air dengan kelebihan unsur hara, zat kimia perindustrian, obat-obatan hewan, antibiotik, logam, dan berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus dan parasit.

“Keadaan ini diperburuk lagi dengan kenyataan 70 persen air dunia digunakan untuk konsumsi ternak dan aktivitas pencucian di rumah jagal,” ungkapnya.

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa timbulnya penyakit-penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi, kanker, diabetes melitus, obesitas, osteoporosis, sangat berkaitan erat dengan pola konsumsi pangan hewani yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh.

“Penyakit ini menjadi pembunuh utama. Bahkan sudah menyerang sampai ke milenial hingga remaja belasan tahun. Banyak anak SD yang terdeteksi kencing manis. Padahal penyakit-penyakit tersebut dapat dihindari dengan pola makan yang benar,” ujarnya.

Oleh karena itu, Susanto terus mempromosikan bahwa kuliner vegan juga memiliki rasa yang enak. “Misi kami membuat masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik dengan sehat dan kualitas lingkungan yang lebih baik. Selamatkan bumi dan selamatkan hidup kita,” ujarnya. [way/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar