Gaya Hidup

Helm Ala Covid-19 Ini Bikinan Seniman Trowulan Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto melakukan inovasi edukasi pemahaman terkait bahaya penyebaran virus corona (Covid-19) yakni dengan helm berbentuk simbol virus corona. Helm ala Covid-19 ini tak lepas dari tangan dingin Seniman asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto untuk mewujudkan keinginan Polres Mojokerto.

Seniman pembuat helm ala Covid-19, Nanang Moeni (40) mengatakan, ide pembuatan helm ala Covid-19 tersebut muncul setelah ada pesanan dari pihak Polres Mojokerto yang ingin membuat inovasi agar masyarakat mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Kita diminta membuat helm ala Covid-19 bisa apa tidak,” ungkapnya, Rabu (1/4/2020).

Pesanan tersebut datang pada, Minggu (29/3/2020) kemarin dan Nanang hanya diberikan waktu dua hari untuk mengerjakan dua helm ala Covid-19. Karena helm tersebut akan digunakan anggota Satlantas Polres Mojokerto pada kegiatan penyemprotan disinfektan serentak pada, Selasa (31/3/2020) kemarin.

“Pesannya mendadak, sebelumnya belum pernah mengerjakan helm seperti ini. Minggu pesan untuk dibuat Selasa, jadi Senin harus sudah selesai. Saat menerima pesanan kan Minggu, banyak toko bangunan yang tutup sehingga baru bisa dikerjakan Senin. Karena hanya dua helm jadi sehari jadi,” katanya.

Nanang menjelaskan, bahan yang harus digunakan untuk membuat helm ala Covid-19 yakni helm, spon sofa, lem, besi, cat pilox. Sementara alat yang digunakan yakni bor agar besi yang sudah dibentuk menyerupai virus corona dari spon sofa bisa ditancapkan ke helm. Terakhir baru di warnai.

“Kemarin itu, ada dua model helm yang kita buat. Helm full face dan helm standar, untuk bagian duri mirip landak seperti virus corona kita buat dari bahan besi yang dilapisi spon sofa. Agar kuat hasilnya, duri-duri mirip landak itu ditancapkan di bagian luar helm dengan cara di bor agar tidak mudah patah, baru kemudian diwarnai,” jelasnya.

Untuk hasil yang bagus, Nanang menggunakan pewarna pilox atau cat semprot. Sementara pemilihan warna merah yang dominan sebagai simbol perlawanan terhadap virus corona yang sedang mewabah di Indonesia dan dunia. Menurutnya, untuk saat ini masih menerima pesanan khususnya dari pihak kepolisian untuk sosialisasi sehingga belum diproduksi secara massal.

“Harapan semoga masyarakat bisa mengantisipasi tentang bahaya peredaran Covid-19, virus itu benar-benar menakutkan dan berbahaya dan jika memang ada pesanan masuk akan kami layani,” tegas Seniman asal Desa Jati Sumber, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Secara langsung, Waka Polres Mojokerto, Kompol David Trio Prasojo bersama instansi terkait memakai helm ala Covid-19 melakukan menyemprotkan disinfektan pada, Selasa (31/3/2020) kemarin. Penyemprotan dilakukan di simpang lima By Pass Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan helm Covid-19, Waka Polres juga memberikan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Papan reklame bertuliskan himbauan kepada pengguna jalan yang kebetulan melintas di jalur nasional tersebut.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar