Gaya Hidup

Hanan Jalil Perjuangkan Dangdut Jadi Warisan Dunia Melalui Portal Berita

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih.

Malang (beritajatim.com) – Pemilik Batik Tulis Celaket (BTC) Kota Malang, Hanan Jalil bertekad memperjuangkan dangdut sebagai warisan dunia. Dia menyebut, bahwa dangdut adalah identitas asli musik Indonesia.

“Kita sudah berdiskusi dengan beberapa budayawan. Mereka lah yang bakal turut membantu memperjuangkan dangdut sebagai warisan dunia. Karena musik Indonesia itu bukan melayu, rock, tapi dangdut,” kata Hanan, Sabtu, (21/9/2019).

Salah satu usaha melestarikan dangdut adalah dengan membuat portal berita khusus bertema dangdut. Portal berita milik Hanan diberi nama Dangdutpro.com. Dia ingin mewadahi musisi dangdut melalui portal berita miliknya.

Portal berita miliknya telah resmi dilaunching oleh Wali Kota Malang, Sutiaji. Selain itu, dalam peresmian ini dia juga mendatangkan ratu dangdut Elvy Sukaesih dan penyanyi asal Banyuwangi, Demy. Dia berharap tuah dari Elvy, agar Malang melahirkan raja dan ratu baru di dunia dangdut.

“Saya yakin yang melahirkan raja dangdut adalah ratu, sehingga kami mendatangkan ratunya. Nanti komunitas dangdut melalui dangdutpro.com ini diharapkan melahirkan raja dan ratu dangdut yang baru,” ujar Hanan.

Bahkan dalam acara ini, Elvy diberi kostum menyerupai Ken Dedes sedangkan Demy menyerupai Ken Arok. Menurutnya, filosofi dari Kerajaan Shingasari diambil karena melalui Arok dan Dedes banyak raja-raja Jawa yang dilahirkan.

“Yang melahirkan raja-raja nusantara adalah Ken Arok dan Ken Dedes kita ambil filosofi itu. Karena banyak raja-raja Jawa lahir dari Arok dan Dedes. Harapanya musik dangdut tidak terjajah oleh musik lain, dangdut itu genre musik sendiri jadi patut di budayakan dan dilestarikan,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar