Gaya Hidup

Gus Muhdlor Dukung Wahid Jadi Juara KDI 2020

Sidoarjo (beritajatim.com) – Malam ini menjadi kesempatan terakhir bagi peserta KDI 2020 berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Abdul Wahid mengumpulkan dukungan sebanyak-banyaknya lewat SMS. Tujuannya agar bisa lolos Juara l KDI (Kontes Dangdut Indonesia) 2020.

Cabup Sidoarjo 2020 dari PKB H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengajak masyarakat Sidoarjo mendukung Muhammad Abdul Wahid.

“Mari malam ini kita kirim SMS, caranya ketik WAHID (spasi) KDI kirim ke 95151 atau klik vote melalui aplikasi RCTI+, agar Wahid menjadi Juara l KDI 2020,” kata Gus Muhdlor, Senin (2/11/2020).

Cabup No 2 ini menambahkan, malam ini Grand Final KDI disiarkan langsung live di MNC TV pukul 19.00 WIB – selesai. Wahid akan bersaing dengan peserta lain, yakni Muhammad Hafizh dari Kota Dumai, Riau dan peserta ketiga, Gita dari Lombok, NTB.

“Wahid sudah membawa nama harum Sidoarjo, atau Provinsi Jawa Timur dengan terpilih masuk Grand Final KDI. Untuk itu, sebagai masyarakat Sidoarjo khususnya, dan umumnya Jawa Timur dan seluruh pendukung Wahid di lain tempat, mari kita dukung bersama untuk kemenangan Wahid,” tandasnya mengajak.

Pasangan Cawabup H. Subandi itu juga mendoakan dengan kehadiran Abdul Chotib dan Sriyamah, orang tua Wahid beserta keluarga, serta para pejabat Pemkab Sidoarjo yang ikut hadir menyaksikan dilokasi, semoga menjadi penyemangat yang tinggi untuk Wahid agar performanya bisa tampil memuaskan semua penonton di sana dan pemirsa yang menyaksikan melalui layar televisi.

“Sehingga dengan begitu, dukungan terhadap Wahid mengalir terus tidak hanya dari masyarakat Sidoarjo saja, namun daerah lain juga mengirim SMS untuk Wahid,” imbuhnya.

Masih kata Gus Muhdlor, Wahid merupakan talenta muda berbakat dan harus didukung terus kiprahnya. Wahid tidak hanya bagus dalam olah vokal dalam bernyanyi. Namun pernah juga, dikatakan kedua orang tuanya pernah menjadi Juara 1 MTQ Nasional antar mahasiswa tahun 2014 silam.

Sambung Gus Mihdlor, pemuda-pemuda yang berprestasi seperti Wahid yang mempunyai bakat atau skill lebih, perlu dikembangkan atau bisa diwadahi. Dalam program unggulan Paslon Nomor 2 untuk kaum muda ialah Youth Center. Youth Center sebagai wadah menampung kreasi dan inovasi yang dihasilkan kaum millenial Sidoarjo.

“Biarkan para Millenial ini berkreasi seluas-luasnya, tapi tetap kita lakukan pendampingan. Misalkan di beri pelatihan peningkatan skill, termasuk menyiapkan tempat-tempat job fair, sehingga inovasi dan kreativitas mereka tidak terbuang sia-sia dan bisa ditularkan kepada generasi muda lainnya,” jelas Direktur Pendidikan Pesantren Progresif Bumi Shalawat ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, lolosnya wakil Sidoarjo Mochammad Abdul Wahid dalam ajang pencarian bakat tingkat nasional Kontes Dangdut Indonesia (KDI) MNC TV, membuat Gus Muhdlor kagum karena Wahid seorang Qari dan anak seorang anggota Banser Ansor yang setiap hari sebagai guru mengaji.

“Ini bukan soal dukungan politik, tapi kewajiban karena sesama putra daerah atau asli Sidoarjo. Bukan hanya saya, semua warga Sidoarjo wajib dan harus mendukung anak-anak Sidoarjo yang memiliki potensi dan prestasi,” pungkas alumnus S1 Unair Surabaya itu saat berkumjung ke rumah kedua orang tua Wahid beberapa hari lalu. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar