Gaya Hidup

Gudeg Jenang Lemu Pikat Lidah Pecinta Kuliner Khas Jawa

Surabaya (beritajatim.com) – Solo memang kota segudang kuliner khas Jawa yang wajib untuk dicicipi ketika berkunjung ke sana. Salah satunya mencicipi Gudeg Jenang Lemu.

Yang berbeda dengan gujeg Yogjakarta adalah cara penyajian dan rasanya yang tidak cenderung manis. Gudeg Jenang Lemu ini cara menyantapnya tidak dengan nasi, melainkan dengan jenang lemu atau bubur putih, yang dicampur dengan sayur tewel, opor ayam, krecek dan sambal dengan beberapa macam.

Salah satunya di Epice Resto Alila Hotel Solo, yang menyajikan menu khas Solo untuk para tamu yang menginap di hotel berbintang lima ini, dengan harga perpax Rp 138 ribu. Para pecinta kuliner bisa menikmati seluruh makanan khas Solo Seperti Selat Solo, Tengkleng, Cabuk Rambak, Timlo, Wedang Dongo hingga pecel ndeso.

Salah satu pecinta kuliner asal Darmo, Surabaya, Sammy Joe mengatakan, dirinya sering berkunjung ke Solo namun hanya sesekali mencicipi menu khas dalam satu tempat. Ia mengaku sangat senang dengan Gudeg Jenang Lemu dan Tengkleng Kambing milik Alila Hotel.

“Di hotel ini pengen makan tradisional solo lengkap banget mulai dari maincours hingga dissert lengkap banget menunya, aku lebih suka Gudeg Jenang Lemu sama tengklengnya beda rasanya. Kalau gudegnya lebih gurih dan ngga terlalu manis, kalo tengklengnya kambingnya ga lebus gitu,” ucap Sammy, Senin (29/7/2019).

Pecinta kuliner jangan hanya mencicipi menu berat khas Solo, menu segar ini pun harus di coba Wedang Dongo. Minuman ini bisa disajikan dingin atau hangat yang berisikan balutan tepung ketan berisi kacang dan irisan kolang kaling. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar