Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Grebeg Suro dan HUT Ponorogo Bakal Spektakuler

Perayaan Grebeg Suro sebelum pandemi Covid-19 melanda Bumi Reog. (Foto/Dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Perayaan Grebeg Suro dan peringatan hari jadi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo waktunya saling berdekatan. Beberapa agenda untuk memperingati 2 kegiatan itu menjadi titik kebangkitan ekonomi di Bumi Reog. Pasalnya, dua tahun belakangan ini, agenda rutin Ponorogo harus ditiadakan karena adanya pandemi Covid-19.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengungkapkan bahwa perayaan Grebeg Suro dan perayaan hari jadi nanti bakal spektakuler. Tentu Ponorogo yang dikenal dengan kota santri dan kota budaya, bakal disinergikan untuk membuat ruang, supaya wilayah yang berada di barat Provinsi Jawa Timur (Jatim) ini, kelihatan teduh.

“Perayaan nanti merupakan perpaduan kota santri dan kota budaya,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Minggu (27/6/2022).


Semua budaya yang selama ini hidup di Ponorogo bakal dipertontonkan. Hal itu dilakukan supaya di pemerintahannya tidak kehilangan akar budayanya. Akan ada arak-arakan budaya, panggung megah, cyber light dan ikon gedung lantai 8 Graha Krida Praja akan ada video mappingnya. Kang Giri mengeklaim bahwa perayaan Grebeg Suro yang akan datang lebih spektakuler dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Perayaan Grebeg Suro sebelum pandemi Covid-19 melanda Bumi Reog. (Foto/Dok.beritajatim.com)

“Pertama di Ponorogo, nanti di lantai 8 dalam perayaan hari jadi apa pertunjukan video mapping, pasti spektakuler,” katanya.

Tidak hanya sebatas pementasan budaya saja, masyarakat rencananya juga akan dihibur oleh musisi papan atas. Sejumlah pertunjukan musik juga akan digelar dalam perayaan Grebeg Suro dan hari jadi nanti. Menurut Giri, nanti akan dimeriahkan oleh band Padi, Kotak, Denny Caknan dan grup gambus Debu.

“Rencananya saya sih Padi, Kotak, Denny Caknan, grup gambus Debu dan artis lainnya,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan kegiatan-kegiatan yang spektakuler itu, Kang Giri menyebut pihaknya merencanakan anggaran sebanyak Rp 8 miliar. Namun, saat ini Pemkab Ponorogo masih mengantongi dana sebesar Rp 3 miliar. Dirinya pun bersurat ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno untuk membantu pendanaan Grebeg Suro. Sebab salah satu agendanya, yakni festival reog masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) 2022 Kemenparekraf.

“Mestinya ada anggaran dari Pusat, sebab festival reog itu masuk KEN 2022 Kemenparekraf. Kita surati Mas Mesteri Sandiaga Uno. Kurangannya akan kita carikan sponsor,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar