Gaya Hidup

Go Nasional, 115 Orang Pengurus Warkaban Diumumkan ke Publik

Surabaya (beritajatim.com) – Bertepatan dengan perayaan ulang tahun Paguyupan Warkaban (Warga Kabupaten Bantul) ke-39, susunan lengkap kepengurusan paguyupan periode 2020-2022 diumumkan. Sedikitnya 115 orang duduk dalam kepengurusan, baik di struktur dewan pembina, dewan penasehat, dewan sesepuh, dewan pakar , pengurus harian, koordinator wilayah hingga koordinator cabang.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Anies Baswedan duduk dalam kepengurusan sebagai Dewan Pembina. Sejumlah tokoh masyarakat, kalangan profesional, perguruan tinggi hingga pengusaha asal Kabupaten Bantul menempati dewan penasehat, dewan pakar dan sesepuh.

Pengumuman pengurus ini berlangsung di tengah perayaan ulang tahun secara daring pada Jumat, 9 Oktober 2020 kemarin. Acara dimulai dengan silaturahmi nasional, deklarasi Warkaban Go Nasional, pengumuman kepengurusan dan diakhiri dengan kesenian pagelaran wayang kulit climen secara online dengan dalang Ki Seno Nugroho.

Ketua Paguyuban Warkaban Didik Akhmadi bersyukur paguyupan yang berasaskan kerukunan dan gotong royong telah berusia 39 tahun. Dalam perjalanan, paguyupan mengalami pasang surut, muncul tenggelam. Namun dalam satu tahun terakhir, dengan semangat kuat, paguyupan kembali dioptimalkan hingga terbentuk kepengurusan lengkap, dan memiliki struktur organisasi lebih tertata.

Selain memiliki struktur di atas, juga terbentuk kepengurusan koordinator cabang dan koordiinator wilayah. Koordinator cabang adalah pengelompokan perantau berdasarkan asal daerah kecamatan masing-masing, yakni 17 korcab sesuai jumlah kecamatan di Bantul.

Sedangkan Korwil adalah pengelompokan para perantau berdasaarkan domisili saat ini. “Hingga saat ini Warkaban sudah memiliki 17 korwil yang tersebar di 17 propinsi,” kata Didik.

Turut hadir secara online dan memberikan sambutan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pj Bupati Bantul BudiWibowo dan Gubernur DIY yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan. Ratusan anggota mengikuti acara secara virtual, baik melalui aplikasi zoom, siaran langsung youtube termasuk siaran langsung youtube Ki Dalang Seno Nugroho.

Didik Akhmadi menjelaskan, lakon “Pandawa Namur Kawula” merupakan episode perjalanan kehidupan para Pandawa yang menjalani hukum buang dari kerajaan akibat Pandawa kalah main dadu. Hukum buang ditetapkan selama 13 tahun. Pada masa menjalani hukuman para Pandawa masing masingnya menjalankan profesinya sesuai yang tersedia di masyarakat.

Ada Pandawa yang menjadi guru tari, ada yang menjadi jagal tukang sembelih sapi, ada yang menjadi juru dakwah, dan ragam profesi yang lainnya. Pada episode ini, para Pandawa membaur bersama masyarakat dan mengatasi ragam permasalahan yang dihadapinya. Misalnya, Bima bisa membebaskan seorang demang dari tuntutan seorang raksasa yang meminta upeti korban korban dalam bentuk manusia hidup.

Hukum buang yang cukup lama tersebut berhasil dijalani. Dan para Pandawa tersebut pada akhirnya bisa kumpul di Kerajaan Wiratha, dibawah naungan Prabu Matswopati.

“Melalui pagelayan wayang ini, semoga masyarakat bisa mengambil manfaat. Kita semua bisa hidup rukun, ayem tentrem, gotong royong sesama sesuai semangat warkaban. Semoga keberadaan Warkaban ini bisa memproduksi sedulur dan persaudaraan,” katanya. [but]

Susunan Pengurus Warkaban Periode 2020 – 2022

DEWAN PEMBINA
1. Gubernur DIY
2. Gubernur DKI Jakarta

DEWAN PENASEHAT
1. Noor Syamsu Hidayat
2. Roeshadi
3. Dody Riatmaji
4. HM Jazir ASP
5. Cholid Mahmud
6. Gatot Tri Suryanto
7. Anton Nugroho
8. Novian Hero Dwiyanto
9. Suwandi
10. Nurhidayat Rad

SESEPUH
1. Sugeng Santosa
2. Ibnu Tri Widodo
3. AchmadDahlan
4. Gandung Suraji
5. Heru Seno
6. Jami’at
7. Untung Raharjo
8. Rubiyo
9. Triyono
10. Atang Sudarto
11. Sutono Dwi Supadmo

DEWAN PAKAR
1. Muh Hudi Asrori
2. Retno Astuti
3. Hanan Nugraha
4. Mukhlis Akhadi
5. Dwiyati Pujimulyani
6. Suyud Warno Utomo
7. Widodo Brontowiyono
8. M Burhanudin Nur
9. Yanuandri Putrasari
10. Sugeng Aryanto
11. Agus Rochiyardi
12. Diniatik
13. Khoirina Dwi
14. Didik Kusnaini

PENGURUS DPP WARKABAN
1. Ketua Umum Didik Akhmadi
2. Wakil Ketua Waris
3. Sekretaris Umum Edi Darsono
4. Wakil Sekretaris Mundiyono
5. Bendahara Agung Eru Wibowo
6. Wakil Bendahara Rukijem

BIDANG BIDANG
Bidang Organisasi
Koordinator Ahmad Subagya
Anggota Sri Nuryanti, Teguh Suyoto Dwiworo, Moch. Abdul Kadir, Joko Kushartoyo, Andon isnaine, Ikhsan Widodo.

Bidang Layanan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Koordinator Subaryanto
Anggota Bambang Suwerda, M Irsyadudin, Ngadino, Indra Gunawan, Anggota Subagyo.

Bidang Seni, budaya dan Olahraga
Koordinator Sigit Mustofa
Anggota: Ari Prasetyo, Sugeng Riyanto, Budi Mulyoto, Darwis Yunanto, Supandi, Fitrianingsih, Apri Medianingsih, Sudarmono, Dwi Suhenu, Suharyanto

Bidang Humas
Koordinator Suwarjono
Anggota: Daru Priyanto, Sumargono, Vigo Wijonarko, Riyoto.

Bidang Pengembangan Usaha
Koordinator Suyatno
Anggota: Saryanto Rais, Eko Wahyu, Yoyok Percoyo, Sutarman, Dhimas Hengky Kardono.

Bidang Kepemudaan
Koordinator Shofwan Al Bana
Anggota : Yahya Abdul Khannan, Dwi Nawang Wicaksono, Isnan Hidayat

KOORDINATOR WILAYAH
1. Riau: Dalhar Sanusi
2. Kepulauan Riau: Adi Nugraha
3. Sumatera Selatan: Wijimah
4. Lampung: Jamhari Hadipurwanto
5. Banten: R Hartono
6. Jakarta: Sutanto
7. Jawa Barat: Suwardi
8. Jawa Tengah: Muhammad Mulki Wibowo
9. Jawa Timur: Wahyu P Kuswanda
10. Nusa Tenggara Barat: Nursahid
11. Kalimantan Barat: Agung Kwartanto
12. Kalimantan Selatan: Gunarto
13. Kalimantan Tengah: Mulyono
14. Kalimantan Timur: Kodari
15. Sulawesi Tengah: Sutoto
16. Sulawesi Tenggara: Agung Yuswana
17. Maluku Eko: Novianto

KOORDINATOR CABANG
1. Bambang Lipuro: Basroh Saputra
2. Banguntapan: Sarif
3. Kecamatan Bantul: Danang Kuswidodo
4. Dlingo: Welasiman
5. Imogiri : Susilo Tri Harsono
6. Jetis: Purnomo Hadi
7. Kasihan: Bambang Budi Raharjo
8. Kretek: Sajiharjo
9. Pajangan: Bambang Sulistyana
10. Pandak: Muhammad Zarqoni
11. Piyungan: Hajid Riyanto
12. Plered Pulung Erawan
13. Pundong: Daru Asih
14. Sedayu: Siswanto
15. Sewon: Nawawi
16. Srandakan: Bambang Edy Sulistyana
17. Sanden: Ulfah Risnaini.





Apa Reaksi Anda?

Komentar